Pakar: Orangtua Harus Ikut Main Game Online Bersama Anak

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 09 Juli 2019 | 12:27 WIB
Pakar: Orangtua Harus Ikut Main Game Online Bersama Anak
Ilustrasi anak main game online (Shutterstock).

Suara.com - Melarang anak bermain game online nampaknya bukan satu-satunya cara agar mereka bisa terhindar dari efek buruk game online. Seperti yang disampaikan peneliti, daripada hanya sekadar melarang, sebaiknya orangtua ikut bermain bersama anak-anaknya.

Dilansir dari Independent, langkah ini bisa dilakukan agar orangtua lebih paham akan risiko dan manfaat yang ditimbulkan oleh game online.

Penelitian baru yang diterbitkan oleh pakar keamanan online Internet Matters pada hari Senin (8/7/2019), mengungkap bahwa kebanyakan orangtua tidak merasa percaya diri berurusan dengan masalah seputar game online.

Padahal, ada lebih dari tiga perempat anak-anak yang bermain game online. Temuan mereka menunjukkan bahwa lebih dari setengah orangtua atau 55 persen di antaranya khawatir orang asing akan mendekati anak-anak mereka melalui platform game online.

Sementara lebih dari sepertiganya, yakni sebanyak 38 persen, tidak yakin dengan siapa anak-anak mereka bermain online.

Laporan yang berjudul Parenting Generation Game ini mendorong orang tua untuk memahami manfaat yang dapat ditawarkan game online, dengan 62 persen dari mereka yang disurvei mengaku bahwa bermain game online dapat membantu anak memiliki keterampilan memecahkan masalah.

Sehubungan dengan temuan tersebut, organisasi nirlaba yang berbasis di London ini telah menghasilkan serangkaian sumber daya online bagi orangtua untuk memberikan informasi tentang kelebihan dan kekurangan dari game online.

Organisasi ini juga mendorong orangtua untuk bergabung dengan anak-anak mereka. Mereka juga mengeluarkan panduan online yang mencakup saran game online apa yang cocok untuk dimainkan oleh seluruh keluarga.

Andy Robertson, pakar game Internet Matters, menambahkan bahwa jangkauan game online yang ditawarkan sangat besar.

Robertson menyatakan bahwa dengan bermain game online bersama anak-anak, orangtua bisa melihat manfaatnya dan merayakan kemenangan mereka dalam game bersama-sama.

Kepala eksekutif Internet Matters, Carolyn Bunting, mengatakan bahwa orangtua yang secara teratur terlibat dengan aktivitas anak-anak mereka secara online akan lebih baik saat melalui masalah yang mungkin mereka hadapi pada anak-anak.

"Kami mendorong orangtua untuk melakukan sesuatu yang mungkin bertentangan dengan sifat mereka dan ikut terlibat. Dengan sebagian besar anak-anak bermain game online sekarang, itu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses tumbuh dewasa di era digital," ujar dia.

Terlepas dari hal ini, sebenarnya banyak orangtua khawatir jika game online dapat membuat anak-anak merasa ketagihan. Karena itu, mereka berharap, pengembang game online bisa lebih bertanggung jawab agar berbuat lebih banyak untuk melindungi pengguna, terutama kaum muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Game One Punch Man Segera Meluncur untuk PS4, Xbox One, dan PC

Game One Punch Man Segera Meluncur untuk PS4, Xbox One, dan PC

Tekno | Senin, 01 Juli 2019 | 15:00 WIB

Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware

Video Game Populer Palsu Berpotensi Penyebar Malware

Tekno | Rabu, 19 Juni 2019 | 12:45 WIB

Multitasking, Begini Jadinya Jika Ayah Gamer Disuruh Mengasuh Anak

Multitasking, Begini Jadinya Jika Ayah Gamer Disuruh Mengasuh Anak

Tekno | Jum'at, 14 Juni 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB