alexametrics

Sering Pakai Pompa ASI, Cari Tahu 5 Efek Sampingnya pada Payudara dan Bayi!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni
Sering Pakai Pompa ASI, Cari Tahu 5 Efek Sampingnya pada Payudara dan Bayi!
Ilustrasi ASI yang dipompa. (Shutterstock)

Inilah 5 efek samping penggunaan pompa ASI yang terlalu sering pada payudara dan bayi.

Suara.com - Saat ini sudah banyak ibu yang menggunakan pompa ASI atau pompa payudara, terutama wanita karir. Pompa payudara ini dinilai mempermudah wanita karir untuk tetap memberikan ASI kepada anaknya meski menggunakan botol susu.

Ada pula yang menggunakannya karena memiliki ASI berlimpah atau mengalami kesulitan ketika menyusui Si Kecil secara langsung.

Padahal penggunaan pompa payudara yang terlalu sering juga efek samping berbahaya pada diri sendiri maupun bayi. Melansir dari Asia One, berikut ini 5 efek samping menggunakan pompa payudara.

1. Bayi akan kebingungan puting

Baca Juga: Menyusui ketika Menderita Kanker Payudara, Apa yang Harus Dilakukan?

Beberapa ibu mungkin menggunakan pompa payudara untuk memberikan ASI pada anak melalui botol susu. Padahal penggunaan botol susu terlalu dini bisa menyebabkan bayi mengalami bingung puting.

Sejak lahir bayi seharusnya mengenal tekstur, rasa dan bau dari payudara ibunya yang memberikan kenyamanan. Tetapi, jika Anda terlalu sering memberinya botol susu, bayi mungkin saja akan menolak payudara Anda ketika menginginkan susu.

Menurut La Leche League International, waktu terbaik untuk memperkenalkan bayi Anda botol susu setidak setelah 1 bulan penuh ia menyusui secara langsung dari payudara Anda.

Ilustrasi air susu ibu (Shutterstock).
Ilustrasi air susu ibu (Shutterstock).

2. Berpotensi mengontaminasi ASI

Penggunakan pompa payudara yang terlalu sering dan tidak dijaga kebersihannya bisa mengontaminasi ASI anda, baik yang sudah dipompa maupun area sekitar puting.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Menyusui Ternyata Kurangi Risiko Kanker Payudara

Tahun lalu, ada seorang bayi prematur di AS menderita meningitis parah dan jaringan otaknya hancur. Setelah ditelusuri, bayi tersebut meminum ASI yang telah terkontaminasi bakteri dari pompa payudara.

Komentar