Hindari Bakteri Berbahaya Usai Berlibur, Bersihkan Tubuh dengan Cara Ini

Silfa Humairah Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2019 | 12:00 WIB
Hindari Bakteri Berbahaya Usai Berlibur, Bersihkan Tubuh dengan Cara Ini
Ilustrasi perempuan membersihkan tubuh usai liburan. (Shutterstock)

Suara.com - Hindari Bakteri Berbahaya Usai Berlibur, Bersihkan Tubuh dengan Cara Ini.

Musim panas banyak dimanfaatkan orang untuk berlibur dan bepergian keluar negeri atau hanya liburan singkat di akhir pekan.

Sayangnya, setelah kembali berlibur, seorang dokter bernama Dr. Tom Makin mengklaim jika ada begitu banyak bakteri dan kuman berbahaya yang kita bawa pulang, yang bisa mengganggu kesehatan kita ataupun orang-orang yang kita cintai.

Bakteri berbahaya itu salah satunya adalah legionella, yang berkembang di air yang tergenang. Parahnya menurut Dr. Makin, bakteri berbahaya seperti legionella cenderung berkembang dalam suhu 20C dan di bawah 45C.

Dia juga mengatakan mereka yang paling berisiko terjangkit bakteri ini adalah perokok dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lebih lemah, seperti mereka yang menderita kanker atau orang tua.

"Kami melihat musim panas yang lebih lama dan lebih panas dan itu akan mendorong bakteri untuk tumbuh," jelas dia seperti yang dilansir Daily Star.

Nah, untuk menjaga tubuh dari berbagai bakteri berbahaya, khususnya legionella, Dr. Makin memiliki trik mudah untuk menyapu semua kuman dan bakteri di tubuhnya yang menumpuk selama dirinya berlibur.

Menurut Dr. Makin, setiap kali dia pulang setelah beberapa hari berlibur, dia akan mandi di bawah shower atau pancuran selama 20 menit.

“Jika Anda tidak menggunakan shower lebih dari empat hari, lakukan dengan keran air panas dan dingin yang dihidupkan dengan lembut selama 20 menit," saran Dr. Makin.

“Dan jika Anda memiliki selang fleksibel, letakkan kepala pancuran langsung di atas plughole, sehingga tidak menghasilkan tetesan di udara," lanjut dia.

Dr. Makin juga menjelaskan, bahwa saat mandi, dia menutup hidung dan mulutnya dengan satu tangan dan menyalakan pancuran dengan tangan lainnya.

Setelah selesai, dia kemudian mematikan shower dan tidak akan kembali ke kamar mandi selama 20 menit atau sampai semua tetesan air di udara menyebar.

Dia mengklaim trik ini dapat membantu melindungi orang dari bakteri berbahaya yang disebut legionella, yang berkembang di air yang tergenang. Namun, membersihkan tubuh dengan cara di atas bisa hindari bakteri berbahaya usai berlibur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Kotor dari Dudukan Toilet, Ini Jenis Bakteri yang Menempel di Ponsel

Lebih Kotor dari Dudukan Toilet, Ini Jenis Bakteri yang Menempel di Ponsel

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 19:10 WIB

Liburan Murah ke Nepal, Backpacker atau Pelancong Cuma Segini Biayanya Lho

Liburan Murah ke Nepal, Backpacker atau Pelancong Cuma Segini Biayanya Lho

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2019 | 15:02 WIB

Wanita Ini Kaget Ternyata Bikini yang Dipakainya Saat Renang Tembus Pandang

Wanita Ini Kaget Ternyata Bikini yang Dipakainya Saat Renang Tembus Pandang

Lifestyle | Senin, 15 Juli 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB