Derita Kelainan Langka, Anak Ini Lahir dengan Jari-Jari Berselaput

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 22 Juli 2019 | 15:50 WIB
Derita Kelainan Langka, Anak Ini Lahir dengan Jari-Jari Berselaput
Ilustrasi bayi yang baru lahir alami kelainan genetik. [Shutterstock/Bibiz1]

Suara.com - Seorang wanita bernama Jeannie Ewing melalui proses persalinan selama 26 jam meski kehamilannya tidak mengalami masalah atau komplikasi apapun.

Namun setelah anak perempuannya berhasil dilahirkan secara operasi sesar, dokter terheran melihat kondisi sang bayi yang diberi nama Sarah itu.

Dokter penasaran ibu dan ayah dari Sarah memiliki riwayat genetik keluarga atau tidak. Pasalnya, Sarah lahir dengan dahi menonjol, mata melotot, dan jari berselaput.

Jeannie dan Ben sebagai orangtua tentu tak masalah dengan perbedaan fisik anak mereka. Mereka begitu mencintai putrinya.

Tetapi seiring bertambahnya usia, mereka mulai mengira bahwa anaknya mengalami kelainan langka yang akan membutuhkan puluhan operasi sepanjang hidupnya.

Ternyata benar, Sarah didiagnosis mengidap sindrom apert, suatu kondisi untuk menggambarkan penggabungan tulang tengkorak yang membuat kepalanya sedikit menonjol. Kelainan langka ini pula yang membuat jari tangan dan kaki Sarah berselaput.

Ilustrasi bayi lahir kelainan genetik. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi lahir kelainan genetik. (Shutterstock)

Biasanya orang dengan sindrom apert akan membutuhkan sebanyak 20-60 operasi sepanjang hidup mereka. Operasi itu untuk memastikan tengkorak tidak berubah ke posisi yang salah.

Kelainan ini pula yang perlahan memengaruhi emosional dan kondisi mental Sarah. Ia bertingkah seperti anak usia 3 tahun meski sudah berusia 6 tahun.

Sarah pun sudah menjalani operasi pertamanya ketika usia 6 bulan. Setelah itu, ia harus menjalani pemeriksaan dengan 3 dokter spesialis, terapi okupasi, terapi musik dan konseling.

baca juga

"Sarah dilahirkan dengan sindrom apert karena riwayat genetik keluarga. Sehingga mungkin dia akan menularkan kelainan genetik ini ke keterunan berikutnya," kata Jeannie, dikutip dari Metro.co.uk.

Ilustrasi tangan bayi dan orang dewasa. [Shutterstock]
Ilustrasi tangan bayi dan orang dewasa. [Shutterstock]

Selama 6 tahun ini, terhitung Sarah sudah menjalani operasi sebanyak 7 kali. Bahkan Sarah terapi menjalani terapi sejak usia 3 bulan.

"Karena usia emosinya seperti anak 3 tahun. Dia masih suka tantrum dan mengamuk. Tapi kita berusaha menanganinya dengan positif dan kasih sayang," jelasnya.

Dengan rangkaian terapi dan jadwal operasi yang padat. Jeannie dan Ben berharap anak perempuannya itu bisa hidup normal seperti anak lainnya.

Jeannie dan Ben pun menceritakan seberapa besar rasa cintanya dengan Sarah. Mereka menganggapnya seperti cahaya di tengah keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ayah dan Anak Perempuan Paling Kompak, Pamer Kembaran Gaya Rambut

Kisah Ayah dan Anak Perempuan Paling Kompak, Pamer Kembaran Gaya Rambut

Lifestyle | Rabu, 10 Juli 2019 | 20:30 WIB

Mewah dan Meriah, Pesta untuk Persalinan Caesar Bagi Perempuan di Brasil

Mewah dan Meriah, Pesta untuk Persalinan Caesar Bagi Perempuan di Brasil

Health | Selasa, 25 Juni 2019 | 08:55 WIB

Koma Selama Persalinan, Wanita Ini Sadar Karena Tetap Menyusui!

Koma Selama Persalinan, Wanita Ini Sadar Karena Tetap Menyusui!

Health | Jum'at, 21 Juni 2019 | 13:18 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×