Agar Tak Keracunan, Begini Cara Menyimpan Susu Segar yang Benar

Vania Rossa, Risna Halidi

Kamis, 25 Juli 2019 | 16:10 WIB
Agar Tak Keracunan, Begini Cara Menyimpan Susu Segar yang Benar
Ilustrasi susu segar. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Susu segar dalam kemasan merupakan produk minuman kaya nutrisi yang baik bagi tubuh dan kesehatan. Sayangnya, banyak dari kita tak tahu cara menyimpan susu segar dalam kemasan agar kualitas susu tetap terjaga.

Sebelum membeli produk susu segar, masyarakat perlu tahu perbedaan susu pasteurisasi dan susu sterilisasi.

Menurut Dr. Ing. Azis Boing Sitanggang dari Universitas IPB, susu pasteurisasi adalah susu sapi segar yang telah melalui proses pemanasan dengan suhu 63 celcius selama 30 menit. Hal tersebut dilakukan untuk menghancurkan mikroorganisme penyebab penyakit yang ada di dalam susu mentah.

Sementara susu sterilisasi adalah salah satu hasil pengolahan susu yang dapat membuat susu segar tahan lebih lama.

Jadi sebelum membeli, Aziz menekankan pentingnya membaca terlebih dahulu jenis susu pada kemasan untuk tahu bagaimana 'memperlakukan' susu sesaat setelah dibeli dari swalayan.

Menurut Aziz, sesaat setelah membeli susu pasteurisasi, kita harus menyimpan susu sesegera mungkin ke dalam mesin pendingin.

Dan untuk menjaga kualitas, susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu empat derajat celcius. "Mikroorganisme senang tinggal dalam susu. Mulai dari panen sampai dikonsumsi, peranan suhu sangat penting pada susu," kata Aziz dalam acara peluncuran kemasan baru Diamond Fresh Milk di Jakarta, baru-baru ini.

Sementara untuk susu sterilisasi, Aziz mengatakan produk susu tersebut aman disimpan dalam suhu ruangan.

Tetapi, baik pada susu pasteurisasi maupun susu strerilisasi yang sudah dikonsumsi tapi belum habis, Aziz mengatakan penting untuk dimasukkan ke dalam mesin pendingin atau kulkas.

baca juga

Produk susu segar dalam kemasan biasanya menjadi masalah karena dibuka, namun kemudian disimpan dalam suhu ruangan.

Hal tersebut dapat menyebabkan tumbuhnya mikroorganisme sampai 300 sampai 500 juta hanya dalam waktu 24 jam.

Hal itulah yang membuat seseorang dapat mengalami keracunan susu. "Kalau ditutup kembali dan masukan refrigerator, bisa tahan 3 sampai 5 hari."

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengonsumsi susu segar bila kemasannya sudah mengembung. "Kalau kemasan sudah mengembung jangan dikonsumsi lagi karena mikroba pembuat gas sudah terjadi," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi : Bakteri Baik di Susu Formula Kambing Ternyata Mirip dengan ASI

Studi : Bakteri Baik di Susu Formula Kambing Ternyata Mirip dengan ASI

Health | Selasa, 02 Juli 2019 | 08:00 WIB

Bisnis Produk Olahan Susu Kambing dari Kelompok Akar Rumput

Bisnis Produk Olahan Susu Kambing dari Kelompok Akar Rumput

Bisnis | Jum'at, 28 Juni 2019 | 08:21 WIB

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Biasa Minum Susu Sebelum Tidur? Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya!

Health | Rabu, 12 Juni 2019 | 09:19 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×