Ribuan Ibu Hamil Terdeteksi Hepatitis B, Begini Cara Hentikan Penyebarannya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Kamis, 25 Juli 2019 | 19:15 WIB
Ribuan Ibu Hamil Terdeteksi Hepatitis B, Begini Cara Hentikan Penyebarannya
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan laporan Sistem Informasi Hepatitis dan Penyakit Infeksi Saluran Pencernaan (SIHEPI) 2018-2019, sebanyak 1.643.204 ibu hamil yang tersebar di 34 provinsi menjalani pemeriksaan untuk antisipasi hepatitis B.

Hasilnya, sebanyak 30.965 ibu hamil dinyatakan reaktif atau terinfeksi virus hepatitis B. Selain itu, sebanyak 15.747 bayi baru lahir dari ibu reaktif hepatitis B telah diberikan Imunoglobulin Hepatitis B (HBIg).

Pemberian HBIg pada bayi dimaksudkan untuk meningkatkan perlindungan agar terhindar dari penyakit serius ini yang ditularkan dari sang ibu.

Melansir laman Departemen Kesehatan RI, peradangan hati atau hepatitis bisa disebabkan oleh virus hepatitis, perlemakan, parasite (malaria, ameba), alkohol, obat-obatan, dan virus lain (dengue, herpes).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, mengatakan cara penularan hepatitis A dan E adalah melalui kotoran atau mulut. Sementara hepatitis B, C, dan D melalui kontak cairan tubuh.

Ilustrasi hepatitis. (Shutterstocks)
Ilustrasi hepatitis. (Shutterstocks)

Menurut CDC, beberapa orang yang menderita hepatitis B tidak memiliki gejala sehingga sangat mungkin tidak tahu bahwa mereka sebenarnya terinfeksi.

Sayangnya, orang yang terinfeksi virus hepatitis B atau HBV tidak pernah sepenuhnya pulih dan membawa virus di dalam darah mereka selama sisa hidup.

Pencengahannya dapat melalui vaksinasi hepatitis B untuk semua bayi.

Perempuan hamil lagi pasca melahirkan. (Shutterstock)
Ibu hamil. (Shutterstock)

Selain vaksinasi, ada cara sederhana untuk membantu menghentikan penyebaran HBV (dari orang yang sudah terinfeksi), seperti yang dilansir dari laman Hepatitis B Foundation:

baca juga
  • Cuci tangan secara menyeluruh dengan sabun dan air setelah kemungkinan terpapar darah.
  • Gunakan pelindung saat berhubungan intim.
  • Hindari kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh.
  • Tutupi semua luka dengan hati-hati.
  • Buang pembalut wanita dan tampon ke dalam kantong plastik.
  • Hindari narkoba jalanan ilegal (menyuntikkan, menghirup, mendengus).
  • Hindari berbagi benda tajam seperti pisau cukur, gunting kuku, sikat gigi.
  • Bersihkan tumpahan darah dengan larutan pemutih encer segar (campur 1 bagian pemutih dengan 9 bagian air).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil Jangan Kebanyakan Kafein, Taruhannya Kesehatan Hati Si Kecil

Ibu Hamil Jangan Kebanyakan Kafein, Taruhannya Kesehatan Hati Si Kecil

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:15 WIB

Bunda, Waspada Dampak Kekurangan Asam Folat saat Hamil

Bunda, Waspada Dampak Kekurangan Asam Folat saat Hamil

Health | Kamis, 18 Juli 2019 | 07:15 WIB

Syahnaz Belum Ngidam di Kehamilan 3 Bulan, Kapan Ibu Hamil Ngidam?

Syahnaz Belum Ngidam di Kehamilan 3 Bulan, Kapan Ibu Hamil Ngidam?

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 18:50 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB