Rasanya Pahit, Tapi Dark Chocolate Kasih Kamu 9 Keuntungan Ini

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Rasanya Pahit, Tapi Dark Chocolate Kasih Kamu 9 Keuntungan Ini
Ilustrasi makan cokelat gelap (dark chocolate). (Shutterstock)

Suara.com - Anda penggemar cokelat hitam atau dark chocolate tanpa rasa? Jika sulit untuk berhenti mengemil makanan satu ini, ada kabar baik, lho. Karena kebiasaan Anda ngemil dark chocolate bisa memberikan manfaat bagi kesehatan.

Ya, dilansir dari Metro, semakin tinggi persentase kakao, maka semakin baik pula manfaatnya. Ingin tahu apa saja? Berikut daftarnya.

1. Bisa mengurangi risiko depresi
Sebagian besar orang sadar bahwa mengunyah cokelat memiliki kekuatan penambah suasana hati yang luar biasa. Di sisi lain, para ilmuwan juga mengungkap hasil yang mencengangkan.

Sebuah penelitian, yang melibatkan sekitar 13 ribu orang dewasa, menemukan bahwa makan dark chocolate dapat mengurangi risiko depresi hingga 70 persen.

Senyawa utama dalam dark chocolate seperti flavonoid dan phenylethylamine (PEA), memiliki efek meningkatkan suasana hati yang sama dengan ganja. Sifat-sifatnya yang baik membuat makanan ini bisa menjadi alternatif potensial sebagai antidepresan, tergantung pada pasien tentu saja.

2. Dapat meningkatkan aliran darah dan tekanan darah
Flavonoid dalam dark chocolate membantu mendukung produksi oksida nitrat di lapisan sel dalam pembuluh darah. Ini dapat membantu melemaskan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah, yang pada gilirannya, menurunkan tekanan darah.

3. Bagus untuk kulit
Flavonoid juga dapat membantu melindungi dari kerusakan kulit akibat sinar matahari. Namun, tetap saja jangan lupakan tabir surya ke manapun Anda pergi.

Bukan cuma itu, dark chocolate juga mencegah kerusakan kolagen, protein yang menjaga kulit tetap awet muda. Jadi dengan kata lain, jika Anda tidak mampu membeli serum anti penuaan mutakhir, pastikan lemari Anda penuh dengan makanan satu ini.

4. Membuat Anda merasa senang
Cokelat tidak hanya terasa enak tetapi juga membuat Anda merasa lebih baik, dan ada ilmu pengetahuan di baliknya. Ketika dark chocolate Anda konsumsi, otak akan melepaskan endorfin, zat kimia di otak yang menciptakan perasaan senang.

Faktanya, cokelat mengandung PEA, yang merupakan zat kimia yang sama yang diciptakan oleh otak Anda ketika Anda merasa seperti sedang jatuh cinta. Ah.

5. Kaya antioksidan
Jangan tertipu dengan berpikir bahwa buah, sayuran, dan ikan adalah satu-satunya makanan yang kaya antioksidan. Dark chocolate juga, dan ada tambahan kandungan mineral baik di dalamnya, seperti magnesium, kalium, seng, selenium, dan zat besi.

Antioksidan penting karena membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, yang dapat berperan dalam penyakit jantung dan kanker. Semakin banyak antioksidan yang Anda konsumsi, maka semakin baik efeknya untuk kesehatan.

6. Mengurangi kadar kolesterol jahat
Penelitian telah menunjukkan bahwa kakao dapat mengurangi kadar kolesterol jahat ( yang juga dikenal sebagai LDL). Tapi tidak hanya itu, ini juga meningkatkan kadar kolesterol baik, yang dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

7. Dapat membantu menurunkan berat badan
Berlawanan dengan kepercayaan populer, sebagian kecil cokelat sebenarnya dapat membantu Anda mengurangi berat badan. Satu atau dua potong dark chocolate bisa membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama, dan kecil kemungkinannya untuk ngemil sebelum makan berikutnya.

Mengonsumsi sedikit cokelat hitam, juga akan membantu menahan Anda ngemil makanan manis, ini tentu sangat membantu mereka yang ingin menurunkan berat badan.

Apalagi, dark chocolate juga mengandung lemak sehat, yang memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, sehingga bisa mencegah lonjakan insulin (yang mengarahkan gula langsung ke sel-sel lemak Anda).

8. Baik untuk otak
Manfaatnya tidak berhenti sampai di situ, dark chocolate juga baik untuk otak Anda. Ini karena kakao terbukti meningkatkan fungsi kognitif pada orang tua dan kualitas anti-inflamasinya telah terbukti bermanfaat dalam merawat mereka yang mengalami cedera otak seperti gegar otak.

9. Dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2
Ngemil dark chocolate dalam jumlah kecil setiap hari dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan, sebagai hasilnya, membantu mengendalikan gula darah. Jadi, memakannya (dalam jumlah sedang) dapat menunda dan bahkan mencegah timbulnya diabetes tipe 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Otak Nggak Cepat Menua, Makan Cokelat Hitam!

Agar Otak Nggak Cepat Menua, Makan Cokelat Hitam!

Health | Senin, 24 April 2017 | 19:37 WIB

Cara Enak Redakan Tenggorokan Gatal, Makan Cokelat!

Cara Enak Redakan Tenggorokan Gatal, Makan Cokelat!

Health | Minggu, 19 Februari 2017 | 08:13 WIB

Sensasi Rasa Berbeda Cokelat Luwak dari Bali

Sensasi Rasa Berbeda Cokelat Luwak dari Bali

Lifestyle | Minggu, 06 September 2015 | 13:54 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB