Gara-Gara Lomba Squat, Dua Remaja Mengalami Kerusakan Ginjal

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Sabtu, 03 Agustus 2019 | 16:00 WIB
Gara-Gara Lomba Squat, Dua Remaja Mengalami Kerusakan Ginjal
Iustrasi squat - (Unsplash/@happyveganfit)

Suara.com - Squat adalah salah satu olahraga yang mudah dan efektif untuk membuat tubuh menjadi lebih kuat dan sehat. Namun, jangan coba-coba melakukan olahraga ini dengan berlebihan, karena kamu bisa mengalami hal buruk seperti yang menimpa dua orang remaja ini.

Keduanya harus dilarikan ke rumah sakit karena kerusakan ginjal akibat melakukan squat selama lebih dari dua jam, hingga lebih dari 1000 kali. Salah satu remaja yang dilaporkan bernama Xiao Tang mengaku dia sengaja menantang temannya untuk adu kuat stamina melalui video call di internet.

Mereka ingin melihat, seberapa lama mereka bisa, sebelum akhirnya salah satunya menyerah. Namun upaya mereka untuk saling mengalahkan menjadi bumerang ketika mereka bangun keesokan harinya dengan kaki yang sakit dan urin berwarna coklat.

"Ini terlalu memalukan untuk dikatakan. Saya mengobrol dengan (teman saya) di Guandong melalui internet. Kami berdua tidak ingin kalah dan kami berusaha untuk saling mengalahkan. Namun, tiba-tiba kami melihat ada yang salah di pagi hari," ujar dia seperti yang dilansir Metro.

"Pertama-tama, kaki saya tidak hanya sakit, tapi saya juga tidak bisa menekuknya. Lalu saya pergi ke kamar mandi dan air seni saya berwarna coklat," tambah dia lagi.

Xio tahu itu bukan pertanda baik. Dia didiagnosis dengan rhabdomyolysis, suatu kondisi serius yang disebabkan oleh cedera otot rangka. Serat ototnya mati, lalu dilepaskan ke dalam aliran darah, yang bisa menyebabkan gagal ginjal atau bahkan kematian.

Tubuhnya tidak dapat membuang limbah, yang berarti air seninya menjadi keruh. Meskipun kerusakan ginjal bisa berakibat fatal, Xio berhasil mendapatkan perawatan segera dan dilarikan oleh dokter ke rumah sakit yang lebih besar untuk dirawat di perawatan intensif.

Saat dia menelepon temannya, dia terkejut saat temannya mengatakan bahwa dia juga dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang sama.

Dr. Bruce Cohen, seorang petugas medis untuk FBI, mengatakan kepada Live Science, jika kondisi yang diakibatkan latihan ekstrim jarang terjadi. Dia mengatakan squat biasanya tidak berbahaya, tetapi kemungkinan para remaja ini mengerahkan diri mereka jauh di atas batas fisik mereka.

"Dengarkan tubuhmu. Jangan bodoh," saran dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Kembangkan Kecerdasan Buatan yang Bisa Deteksi Penyakit Ginjal

Google Kembangkan Kecerdasan Buatan yang Bisa Deteksi Penyakit Ginjal

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 18:23 WIB

Dari Semua Komplikasi Lupus, Kelainan Jantung Paling Parah

Dari Semua Komplikasi Lupus, Kelainan Jantung Paling Parah

Health | Sabtu, 13 Juli 2019 | 19:26 WIB

Waspada! Ini 5 Makanan dan Minuman yang Bisa Rusak Ginjal

Waspada! Ini 5 Makanan dan Minuman yang Bisa Rusak Ginjal

Health | Rabu, 08 Mei 2019 | 07:25 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB