'Introvert Hangover', Begini Jadinya saat Introvert Berada di Kerumunan

Vika Widiastuti | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 05 Agustus 2019 | 21:50 WIB
'Introvert Hangover', Begini Jadinya saat Introvert Berada di Kerumunan
Ilustrasi introvert (Shutterstock)

Suara.com - Seorang introvert bukanlah seorang pertapa atau tidak suka bersosialisasi. Mereka hanya memerlukan waktu untuk mengisi tenaga dengan menghabiskan waktu sendiri.

Waktu untuk berkumpul kembali ini terkadang disebut dengan 'introvert hangover' karena terlalu banyak stimulasi sosial. Baik itu di kelompok kecil atau lingkungan sosial yang terlalu padat.

Saat terjadi 'introvert hangover' ini, saraf introvert menjadi kewalahan. Tidak heran jika saat mengalami 'introvert hangover', mereka akan kelelahan setelah berinteraksi sosial, baik fisik maupun mental.

Pada dasarnya, otak introvert berfungsi secara berbeda dari otak ekstrovert.

Seorang ekstrovert memiliki ambang yang sangat tinggi untuk dopamin, sehingga mereka membutuhkan stimulasi yang konstan. Sedangkan introvert memiliki ambang yang sangat rendah, sehingga mereka mencapai batas mereka lebih cepat.

Juga, sementara seorang ekstrovert dapat mendekati suatu peristiwa secara objektif, seorang introvert memiliki lebih banyak hal yang terjadi secara internal.

Zodiak introvert. (Pixabay/Stocksnap)
Zodiak introvert. (Pixabay/Stocksnap)

Misalnya, introvert akan memerhatikan detail, sadar diri dan kesalahan mereka, dan akan menarik banyak ingatan jangka panjang saat berbicara.

Semua ini melelahkan secara emosional, jadi tidak heran mereka membutuhkan waktu untuk berkumpul kembali sesudahnya.

Tetapi 'introvert hangover' bukanlah sesuatu yang buruk. Bagi sebagian besar, ini berarti menghabiskan waktu dengan buku, film, atau melakukan hobi santai seperti menggambar.

"Selama introvert hangover, kau dapat menggunakan waktu ini untuk menjelajahi siapa dirimu," kata Perpetua Neo, seorang dokter psikologi, kepada Business Insider.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Social Battery Habis Lebaran? Ini Trik 'Kabur' Elegan Tanpa Dicap Sombong

Social Battery Habis Lebaran? Ini Trik 'Kabur' Elegan Tanpa Dicap Sombong

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:16 WIB

Social Battery Habis Saat Lebaran? Ini Tips Survive Ala Introvert

Social Battery Habis Saat Lebaran? Ini Tips Survive Ala Introvert

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Predator Berjubah Dokter: Mengurai Benang Kusut Nafsu dalam Mimpi Ayahku

Predator Berjubah Dokter: Mengurai Benang Kusut Nafsu dalam Mimpi Ayahku

Your Say | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:50 WIB

MBG dan Pergeseran Peran Psikologis Orang Tua

MBG dan Pergeseran Peran Psikologis Orang Tua

Your Say | Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:46 WIB

Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan

Smoke Screen: Thriller Psikologis tentang Manipulasi dan Pengkhianatan

Your Say | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:54 WIB

Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?

Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?

Your Say | Selasa, 24 Februari 2026 | 06:38 WIB

Delay of Gratification: Memaknai Puasa Lewat Lensa Psikologis

Delay of Gratification: Memaknai Puasa Lewat Lensa Psikologis

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 17:00 WIB

Citra, Status, dan Rasa Takut Gagal dalam The Art of Sarah

Citra, Status, dan Rasa Takut Gagal dalam The Art of Sarah

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 06:45 WIB

Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah

Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah

Entertainment | Jum'at, 13 Februari 2026 | 19:30 WIB

Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi

Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi

Your Say | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB