Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan
Daging sapi segar di Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Waduh, makan daging sapi dan kambing terlalu banyak bisa tingkatkan risiko kanker pada perempuan.

Suara.com - Studi: Daging Sapi dan Kambing Tingkatkan Risiko Kanker Pada Perempuan

Perayaan Hari Raya Idul Adha tinggal menghitung hari. Pada Hari Raya ini, konsumsi daging sapi, kerbau, hingga kambing akan meningkat.

Temuan terbaru dari Lembaga Kanker Nasional Amerika Serikat menyebut, peningkatan konsumsi daging sapi dan kambing berefek langsung terhadap risiko kanker payudara.

Dilansir Daily Mail, studi yang dilakukan kepada 42.000 perempuan yang sedang diet dan diriset selama delapan tahun lamanya menemukan bahwa sering makan daging merah berisiko seperempat kali mengalami kanker payudara lebih tinggi.

Sementara bagi perempuan yang memakan unggas seperti ayam dan bebek, risiko memiliki kanker payudara lebih kecil 15 persen dari yang memakan daging sapi dan kambing. Bahkan jika sosis dan steak terbuat dari daging ayam juga akan menurunkan risiko kanker hingga 28 persen.

Penjelasan daging merah sapi dan kambing berisiko lebih tinggi, hal ini karena ditemukannya senyawa kanker dalam daging merah. Senyawa yang sama juga ditemukan pada daging unggas namun kadarnya jauh lebih rendah.

Uniknya, daging unggas dapat mengurangi stres, juga berisiko rendah alami kerusakan DNA.

Peneliti menambahkan segala risiko itu dapat dialami bagi perempuan yang miliki riwayat keluarga dengan kanker payudara.

Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]
Perempuan kampanye melawan kanker payudara. [shutterstock]

Penemuan juga menyebut satu dari delapan perempuan di Amerika Serikat dan Inggris divonis kanker payudara. Hal ini membuktikan disekitar perempuan akan akan yang terserang kanker.

Parahnya, setelah tujuh tahun penelitian ini berakhir tercatat 1.536 dari 42.000 responden perempuan yang diteliti terserang kanker payudara. Saat perempuan berumur 35 hingga 74 tahun dinyatakan aman dari kanker, tapi sayang disekitarnya ia memiliki saudara perempuan atau saudara tiri yang tengah berjuang melawan kanker.

Sekedar informasi, kanker payudara merupakan sel-sel ganas yang tumbuh melalui lapisan jaringan payudara. Jenis kanker ini banyak terjadi kepada perempuan yang telah mengalami menopause.

Perlu diingat pula, tidak satupun temuan yang membuktikan perbedaan praktik memasak seperti menggoreng atau memanggang berpengaruh tidak dan iya-nya berisiko terhadap kanker.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS