Nilai Sekolah Anjlok, Bocah Kelas 3 SD Curhat Sering Dipanggil "Anak Haram"

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:05 WIB
Nilai Sekolah Anjlok, Bocah Kelas 3 SD Curhat Sering Dipanggil "Anak Haram"
Ilustrasi tangan anak kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Masa sekolah dasar semestinya menjadi momen yang menyenangkan dalam proses pembentukan karakter anak. Namun, perilaku bullying sering kali mencederai indahnya masa kanak-kanak ini.

Baru-baru ini, seorang warganet membagikan cerita tentang tetangganya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) melalui Twitter. Ia menceritakan bahwa tetangganya yang masih kelas 3 SD itu adalah anak yang pintar.

Tetapi, suatu ketika nilai anak tersebut mendadak anjlok. Anak itu lalu mengatakan bahwa nilainya yang bagus tidak penting karena ia hanya "anak haram".

"Tetanggaku anak kelas 3 SD biasanya dapat ranking tiba-tiba nilainya anjlok. Ditanyain sama psikiater di sekolahnya terus dia jawab, 'Untuk apa nilai saya bagus, keluarga saya juga gak bangga. Saya cuma anak haram, Ustadzah.' 3 SD, cowok, dewasa sebelum waktunya," tulis akun Twitter @xxtanniee.

Ternyata olokan "anak haram" itulah yang memengaruhi pendidikannya di sekolah. Padahal anak tersebut bukan anak haram, melainkan ditinggal oleh ayahnya sejak lahir.

Bullying pada anak SD kelas 3 (Twitter/@xxtanniee)
Bullying pada anak SD kelas 3 (Twitter/@xxtanniee)

"Dan dia bukan anak haram, dia ditinggal ayahnya sejak lahir yang kabur nggak tahu ke mana. Dulu pas dia kecil, dia pernah dikatain "anak hara" sama saudaranya sendiri. The words you say 5 seconds, will be remembered longer that that. So please use your brain, isn't an accessories," tulisnya lagi.

Saat ini perilaku bullying masih sering terjadi di sekolah maupun lingkungan rumah tanpa disadari. Mirisnya, banyak anak-anak yang masih di bawah umur menjadi korban bahkan pelakunya.

Bullying "anak haram" pada anak SD kelas 3 (Twitter/@xxtanniee)
Bullying "anak haram" pada anak SD kelas 3 (Twitter/@xxtanniee)

Padahal perilaku bullying ini bisa sangat membekas di pikiran, terlebih jika masih di bawah umur. Melansir dari Master in Psychology Guide, bullying bisa juga berdampak pada psikologis anak dalam jangka panjang maupun pendek.

Depresi dan kecemasan cenderung mengkarakterisasi pandangan emosional mereka. Bahkan bisa meluas ke kehidupan dewasa lalu menjadi masalah kronis dan terkadang berlangsung seumur hidup.

Kondisi inilah yang membuat aktivitasnya makan, tidur, olahraga hingga sekolah bisa terpengaruhi menjadi lebih sulit.

Menurut American Academy of Experts of Traumatic Stress, bullying juga bisa menyebabkan kerusakan emosional abadi. Pastinya hal ini lebih rentan daripada sekadar kerusakan fisik.

"Bullying adalah upaya untuk menanamkan rasa takut dan membenci diri sendiri," kata Dr. Mark Dombeck.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak di Bawah Umur Nyetir, Begini Tinjauan Psikologi dan Antisipasinya

Anak di Bawah Umur Nyetir, Begini Tinjauan Psikologi dan Antisipasinya

Otomotif | Rabu, 07 Agustus 2019 | 09:07 WIB

'Introvert Hangover', Begini Jadinya saat Introvert Berada di Kerumunan

'Introvert Hangover', Begini Jadinya saat Introvert Berada di Kerumunan

Health | Senin, 05 Agustus 2019 | 21:50 WIB

5 Alasan Psikologis Pasangan Nekat Selingkuh, Cegah Sebelum Terlambat

5 Alasan Psikologis Pasangan Nekat Selingkuh, Cegah Sebelum Terlambat

Lifestyle | Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:15 WIB

Kesepian Bikin Orang Lebih Gampang Sakit, Waspadai 5 Situasi Ini!

Kesepian Bikin Orang Lebih Gampang Sakit, Waspadai 5 Situasi Ini!

Health | Senin, 18 November 2019 | 20:09 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB