Bahan Poliester Bisa Sebabkan Masalah Kulit?

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:03 WIB
Bahan Poliester Bisa Sebabkan Masalah Kulit?
Ilustrasi gatal karena dermatitis atopik. (Shutterstock)

Suara.com - Meski tak seadem katun, bahan poliester cukup digemari oleh para perempuan sebagai bahan pakaian. Sifatnya yang elastis, tak mudah kusut, sera tak mudah kusut, menjadi alasan kenapa bahan poliseter disukai.

Tapi, menurut dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV, pakaian yang terbuat dari poliester dapat menimbulkan masalah kulit.

"Karena bentuknya menarik, warna menarik, tapi kadang jadi masalah. Dermatitis atopik timbul, jamur timbul, karena terjadi perubahan suhu dan perubahan pH kulit dan menimbulkan masalah," kata dr. Anthony dalam satu acara baru-baru ini.

Dermatitis atopik atau DA sendiri merupakan penyakit kulit kronis herediter atau turunan. Dikutip dari laman Hello Sehat, DA adalah penyakit kulit kronis yang membuat kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah. DA biasanya menyerang kulit kepala, dahi, dan wajah terutama pipi.

Meski demikian, DA dapat dicetuskan oleh beberapa faktor lain seperti cuaca panas, perubahan cuaca, keringat yang banyak, debu, daya tahan menurun, stres, dan gigitan serangga.

dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV (Suara.com/Risna Halidi)
dr. Anthony Handoko, SpKK, FINDV (Suara.com/Risna Halidi)

Karenanya, jenis pakaian yang pas dianggap dapat mengurangi risiko terjadinya faktor-faktor di atas.

"Saya menganjurkan menggunakan katun, karena katun memungkinkan kulit bisa lebih bernapas. Udara bisa keluar masuk sehingga mengurangi suhu panas," tambahnya.

Namun jika terpaksa menggunakan pakaian berbahan dasar poliester, dr. Anthony menyarankan untuk tak lupa mengganti baju. Dan satu lagi, kenakan baju berbahan poliester saat cuaca sedang dingin, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:50 WIB

Jangan Dibuang, Ramuan Teh dari Tanaman ini Bisa Atasi Masalah Kulit!

Jangan Dibuang, Ramuan Teh dari Tanaman ini Bisa Atasi Masalah Kulit!

Health | Rabu, 10 Juli 2019 | 13:50 WIB

Heboh Cium Anak Bisa Sebabkan Dermatitis Atopik, Ini Penjelasan Pakar

Heboh Cium Anak Bisa Sebabkan Dermatitis Atopik, Ini Penjelasan Pakar

Health | Jum'at, 17 Mei 2019 | 16:47 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB