Sering Merasa Kesepian di Tengah Keramaian, Ini Trik untuk Mengatasinya

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 09:15 WIB
Sering Merasa Kesepian di Tengah Keramaian, Ini Trik untuk Mengatasinya
Ilustrasi kesepian di tengah kota. [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Sering Merasa Kesepian di Tengah Keramaian, Ini Trik untuk Mengatasinya

Pernah merasa kesepian di tengah keramaian dan aktivitas yang padat? Hati-hati, pakar mengatakan perasaan seperti tidak boleh diabaikan dan didiamkan terlalu lama.

Pakar emotional healing dan mindfulness Adjie Santosoputro mengatakan kesepian di tengah keramaian bisa berbahaya. Jika dibiarkan terlalu lama maka dapat berubah menjadi depresi bahkan memicu keinginan bunuh diri.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Menurut Adjie, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki pikiran diri sendiri.

"Sadar diri kita nggak pernah sendirian, baik dari sisi dunia secara nyata maupun spiritual. Kalau batin kita tenang, kita akan benar-benar sadar kalau kita tidak akan pernah sendirian," ujarnya kepada wartawan di acara Wealth Wisdom 2019, baru-baru ini.

Lakukan berdiam diri minimal selama 5 menit sekali dalam sehari, dilakukan pagi hari saat belum sibuk dengan aktivitas bekerja, dan dilakukan setiap hari secara rutin maka efek ketenangan akan terasa.

Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)
Ilustrasi meditasi. (Shutterstock)

Dari ketenangan batin ini, kata Adjie kita juga akan mendapatkan dan mengingat kembali ajaran budi luhur dan agama yang pernah dipelajari, lalu dengan sendirinya akan terserap dan sangat mudah dilakukan.

"Maka tenangkan batin dengan cara tips sederhana dari saya, luangkan waktu lima menit setiap hari, hanya untuk duduk diam hening sendirian dan sadari nafas, jadi akrabkan sendiri dengan sendirian," ungkapnya.

Pria yang membidangi dunia psikologi ini mengingatkan agar tidak selalu kepo atau ingin tahu kehidupan orang lain, tapi di sisi lain tidak kepo terhadap diri sendiri apa yang sedang dirasakan, padahal mengetahuinya dapat merileksasi pikiran menjadi lebih tenang.

"Mindfullness adalah cara kita ngepoin diri kita sendiri apa yang sedang kita pikirin sekarang. Kita tidak pernah menyadari apa yang sedang kita rasakan gejolak emosi kita. Luangkan waktu duduk diam, sebagai pemula 5 menit cukup," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang yang Kesepian Ternyata Cenderung Alami Sakit Punggung, Kenapa?

Orang yang Kesepian Ternyata Cenderung Alami Sakit Punggung, Kenapa?

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:05 WIB

Waduh, Ternyata Mejeng di Media Sosial Bisa Picu Depresi

Waduh, Ternyata Mejeng di Media Sosial Bisa Picu Depresi

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:46 WIB

Pengguna Aplikasi Kencan Dinilai Selalu Merasa Cemas dan Penyendiri

Pengguna Aplikasi Kencan Dinilai Selalu Merasa Cemas dan Penyendiri

Health | Rabu, 07 Agustus 2019 | 13:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB