Terbukti Ilmiah, Bakteri Ini Bisa Bantu Turunkan Kasus DBD

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 08:30 WIB
Terbukti Ilmiah, Bakteri Ini Bisa Bantu Turunkan Kasus DBD
Ilustrasi nyamuk penyebab penyakit demam berdarah. (Shutterstock).

Suara.com - Terbukti Ilmiah, Bakteri Ini Bisa Bantu Turunkan Kasus DBD

Melalui data Badan Kesehatan Dunia, WHO, selama 2019 infeksi demam berdarah dengue (DBD) telah menjadi masalah kesehatan global dengan estimasi kejadian sekitar 390 juta orang setiap tahunnya.

Di Indonesia sendiri, DBD masih menjadi masalah kesehatan yang terjadi setiap musim penghujan. Namun kekinian, solusi penanganan kasus DBD sedang diteliti, dengan menggunakan nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia. Apa maksudnya?

Peneliti World Mosquito Program (WMP), dr. Adi Utarini menjelaskan, wolbachia merupakan jenis bakteri yang terdapat dalam tubuh serangga.

"Sebanyak 60 persen bakteri tersebut ada di jenis serangga seperti ngengat, lalat, capung, dan kupu-kupu," kata dr. Adi pada acara Seminar Hari Pengendalian Nyamuk 2019 di Semarang, melaui siaran pers yang diterima Suara.com.

Menurut dr. Adi, bakteri wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue dalam tubuh nyamuk aedes aegypti, sehingga virus dengue tidak akan menular ke dalam tubuh manusia.

Efektivitas bakteri wolbachia untuk mengurangi masalah DBD telah diteliti sejak 2011 lalu dilakukan oleh WMP di Yogyakarta dengan dukungan filantropi yayasan Tahija. Penelitian dilakukan melaui fase persiapan dan pelepasan aedes aegypti berwolbachia dalam skala terbatas pada tahun 2011 hingga 2015.

Setelah itu dilakukan fase pelepasan nyamuk berskala luas untuk mengukur dampaknya. Fase tersebut salah satunya dilakukan di Kota Yogyakarta.

Positif terinfeksi demam berdarah. (Shutterstock)
Demam berdarah masih jadi masalah di Indonesia. (Shutterstock)

Hasilnya, terjadi penurunan kasus dengue sebesar 74 persen. Menurut dr. Adi Utarini, penurunan kasus dengue dengan wolbachia merupakan inovasi pengendalian vektor yang dibutuhkan saat ini.

Baca Juga: Inovasi Deteksi Dini DBD, BPPT Jalin Kerja Sama dengan Kimia Farma

Cara kerjanya adalah membiarkan nyamuk aedes aegypti ber-wolbachia kawin dengan nyamuk aedes aegypti tidak ber-wolbachia.

Lebih jelasnya, dr. Adi Utarini mengatakan aedes aegypti jantan ber-wolbachia kawin dengan aedes aegypti betina maka virus dengue pada nyamuk betina akan terblok.

Selain itu, jika yang ber-wolbachia itu nyamuk betina kawin dengan nyamuk jantan yang tidak ber-wolbachia maka seluruh telurnya akan mengandung wolbachia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI