Aura Kasih Panik Lihat Bayinya Sering Gumoh, Begini Cara Mengatasinya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 September 2019 | 14:50 WIB
Aura Kasih Panik Lihat Bayinya Sering Gumoh, Begini Cara Mengatasinya!
Putri Aura Kasih. [instagram/aurakasih]

Suara.com - Anak pertama Aura Kasih dan Eryck Amaral sudah berusia 2,5 bulan. Aura Kasih pun sering berbagi pengalaman pertamanya menjadi seorang ibu.

Belakangan Aura Kasih mengaku sering panik ketika anaknya gumoh. Ia ketakutan jika anaknya memiliki masalah kesehatan.

"Kesehatan doang paling (nanya orangtua), kemarin gumoh (anak) terus nanya-nanya emang bayi gumoh nggak apa-apa ya, blablabla. Panik aja, sih. Tapi kalau ngasuh, lebih aku sama Eryck," kata Aura Kasih.

Seperti yang Anda ketahui, wajar jika bayi mengalami gumoh, terutama pada 3 bulan pertama. Biasanya kebiasaan ini akan hilang ketika anak berusia 1 tahun.

Bayi gumoh ini pun bisa disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya makan atau minum ASI terlalu banyak.

Melansir dari Healthy Children, ada beberapa cara untuk mencegah bayi mengalami gumoh. Anda bisa melakukan beberapa langkah, mulai dari memperbaiki cara memberi makan bayi hingga pengawasan setelah makan.

Ilustrasi bayi gumoh ketika minum susu (shutterstock)
Ilustrasi bayi gumoh ketika minum susu (shutterstock)

1. Hindari makan berlebih

Jika bayi makan atau minum susu terlalu banyak, itu akan membuat perutnya terasa penuh. Akibatnya, mereka akan menyemburkan kembali susunya dengan cara gumoh. Lebih baik beri makan bayi dalam ukuran kecil tetapi cukup sering.

2. Hindari permainan aktif ketika maupun setelah makan

Jangan ajak bayi melakukan permainan yang aktif ketika sedang makan maupun sesudahnya. Contoh permainan aktif adalah ayunan, berlari atau aktivitas lainnya yang membutuhkan gerakan tubuh. Aktivitas seperti itu justru memicu anak gumoh.

3. Posisikan tubuhnya tegak saat makan

Beri makan bayi dalam posisi tegak hingga 30 menit setelah selesai makan. Hal itu supaya makanan yang baru masuk ke dalam perutnya dapat dicerna dengan baik.

Ilustrasi bayi mengisap empeng (Pixabay/Ben_Kerckx)
Ilustrasi bayi. (Pixabay/Ben_Kerckx)

4. Biarkan bayi bersendawa

Sering sendawa selama dan setelah minum susu membantu udara tidak menumpuk di dalam perut bayi. Hal tersebut mencegah bayi mengalami gumoh setiap habis minum susu.

5. Posisikan bayi tidur terlentang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cemas Buah Hati Rewel Saat Terbang, Anissa Aziza Mengaku Tak Bisa Tidur

Cemas Buah Hati Rewel Saat Terbang, Anissa Aziza Mengaku Tak Bisa Tidur

Health | Senin, 02 September 2019 | 11:19 WIB

Keluarga Aura Kasih Gunakan 4 Bahasa saat Kumpul-kumpul

Keluarga Aura Kasih Gunakan 4 Bahasa saat Kumpul-kumpul

Entertainment | Minggu, 01 September 2019 | 19:05 WIB

Lima Keluarga Tewas, Bayi Ditemukan Merangkak di Pegunungan

Lima Keluarga Tewas, Bayi Ditemukan Merangkak di Pegunungan

News | Minggu, 01 September 2019 | 17:57 WIB

Sudah Uzur, Kritikus Film Yan Widjaya Batal Dilaporkan Aura Kasih

Sudah Uzur, Kritikus Film Yan Widjaya Batal Dilaporkan Aura Kasih

Entertainment | Minggu, 01 September 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB