Akibat Hubungan Seks Tidak Aman, Pria ini Infeksi Sifilis Langka!

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 05 September 2019 | 05:34 WIB
Akibat Hubungan Seks Tidak Aman, Pria ini Infeksi Sifilis Langka!
Ilustrasi pria menderita sifilis. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria India menderita neurosifilis, yakni infeksi sifilis yang menyerang susunan saraf pusat otaknya. Penyakit ini membuatnya kesulitan berjalan dan berbicara secara normal.

Tiga bulan sebelum mengunjungi dokter, pria 50 tahun ini mengalami tremor dan gerakan mata yang tidak terkontrol hingga kesulitan berbicara.

Setelah diketahui infeksi sifilis di otak, dokter sempat kesulitan mengidentifikasi penyebabnya.

"Tiga bulan sebelumnya, ia mengalami tremor dan gerakan mata tak terkontrol hingga sulit berbicara dengan benar," menurut laporan dalam British Medical Journal Case Reports (BMJ) dikutip dari Fox News.

Dokter lantas melakukan MRI untuk mengetahui penyebab pria tersebut menderita infeksi sifilis di otak. Hasilnya menemukan bahwa pria ini diduga melakukan hubungan seks tidak aman yang menyebabkan infeksi sifilis di otak.

"Hasil MRI, infeksi sifilis pria ini karena hubungan seksual yang berisiko atau riwayat infeksi genital sebelumnya," keterangan para dokter dalam laporan.

Adelaide kena wabah sifilis [shutterstcok]
Adelaide kena wabah sifilis [shutterstcok]

Tes lebih lanjut juga menemukan bahwa pria tersebut positif terinfeksi bakteri treponema pallidum, sejenis bakteri yang menyebabkan sifilis, infeksi menular seksual yang muncul dengan luka kecil dan tidak sakit.

Karena itu, dokter menentukan pria ini menderita neurosifilis, infeksi langka akibat infeksi sifilis tidak diobati sejak awal.

"Neurosifilis biasanya berkembang sekitar 10 hingga 20 tahun setelah seseorang terinfeksi sejak awal. Jika orang sifilis dan menderita HIV tapi tidak diobati sangat berisiko besar neurosifilis," jelas dokter.

Ada lima jenis neurosifilis, yakni asimptomatik, meningeal, meningovaskular, paresis umum dan tabes dorsalis. Dalam kasus ini, dokter mengatakan infeksi sifilis pria tersebut tidak masuk dalam kategori mana pun.

Karena, pria tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda neurosifilis yang umum, seperti mual, muntah atau leher kaku.

Sehingga pria itu hanya diberi antibiotik selama 2 minggu dan menjalani fisioterapi sampai akhirnya pulih dan bisa berjalan normal lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

Dikabarkan Menyerah dan Merapat ke Solo, dr Tifa Beri Jawaban Menohok Lewat 'Senjata' Baru!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:59 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Teman Berjalan Jadikan Ramadan Ruang Tumbuhkan Empati dan Kebersamaan

Teman Berjalan Jadikan Ramadan Ruang Tumbuhkan Empati dan Kebersamaan

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:35 WIB

Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?

Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?

Entertainment | Kamis, 26 Februari 2026 | 19:23 WIB

Stres Karena Potongan Lagu Terus Berputar di Kepala? Ini Penjelasannya!

Stres Karena Potongan Lagu Terus Berputar di Kepala? Ini Penjelasannya!

Your Say | Kamis, 26 Februari 2026 | 12:19 WIB

Mengapa Peringkat IQ Bukan Tolok Ukur Utama Kesuksesan Bangsa?

Mengapa Peringkat IQ Bukan Tolok Ukur Utama Kesuksesan Bangsa?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:46 WIB

KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?

KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:35 WIB

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lifestyle | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:26 WIB

Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda

Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda

Health | Sabtu, 24 Januari 2026 | 12:57 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB