Top 5 Berita Kesehatan: Penyebab Perut Buncit, Melahirkan di Usia 74 Tahun

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Jum'at, 06 September 2019 | 19:15 WIB
Top 5 Berita Kesehatan: Penyebab Perut Buncit, Melahirkan di Usia 74 Tahun
Perut buncit, apa ya penyebabnya? (Shutterstock)

Suara.com - Top 5 Berita Kesehatan: Penyebab Perut Buncit, Melahirkan di Usia 74 Tahun

Menjelang akhir pekan, Suara.com menyajikan berita kesehatan khusus untuk Anda, Jumat (6/9/2019). 

Ada beragam penyebab perut buncit, apakah Anda sering melakukan salah satu di antaranya? Kemudian, kabar menarik soal perempuan 74 tahun yang melahirkan anak kembar meski sudah menopause. Kok bisa?

Baca selengkapnya berikut ini ya.

1. Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

Perempuan hamil dan melahirkan bayi kembar di usia 74 tahun. (Shutterstock)
Perempuan hamil dan melahirkan bayi kembar di usia 74 tahun. (Shutterstock)

Perempuan 74 Tahun Lahirkan Anak Pertama Meski Sudah Menopause, Kok Bisa?

Seorang perempuan tua berusia 74 tahun asal Anthar Pradesh, India, berhasil menorehkan namanya dalam sejarah setelah melahirkan bayi kembar meskipun sudah mengalami menopause. Kok bisa?

Baca selengkapnya

2. Disertasi Mahasiswa UIN, Psikolog: Dampaknya pada Kesehatan Mental Tinggi

Abdul Aziz, mahasiswa program doktor UIN Sunan Kalijaga Jogja, mengajukan konsep Milk Al Yamin yang digagas Muhammad Syahrur dalam ujian terbuka disertasi berjudul Konsep Milk Al Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital di UIN Sunan Kalijaga. [dok.pribadi]
Abdul Aziz, mahasiswa program doktor UIN Sunan Kalijaga Jogja, mengajukan konsep Milk Al Yamin yang digagas Muhammad Syahrur dalam ujian terbuka disertasi berjudul Konsep Milk Al Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital di UIN Sunan Kalijaga. [dok.pribadi]

Disertasi Abdul Aziz, mahasiswa doktoral Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dengan judul 'Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital' sempat menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.

Isi dari disertasi tersebut adalah tentang hubungan seksual tanpa adanya ikatan pernikahan dianggap tidak melanggar syariat, dengan batasan tertentu.

Baca selengkapnya

3. Awalnya Dikira Hanya Sembelit, Balita Ini Meninggal karena Kanker Langka

Ilustrasi anak kecil bermain. (Pixabay/maowandiaxnia)
Ilustrasi anak kecil bermain. (Pixabay/maowandiaxnia)

Seorang balita bernama Aoife Flanagan-Gibbs asal Inggris meninggal dunia akibat penyakit langka, kanker sel germinal.

Sel germinal merupakan bagian dari sistem reproduksi dan sel ini menghasilkan sperma dan sel telur. Jika sel germinal mulai tumbuh di luar kendali, ini akan membentuk tumor sel germinal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Berita Kesehatan: Kanker Usus Ibu Kiki Farrel, Makanan Pelancar ASI

Top 5 Berita Kesehatan: Kanker Usus Ibu Kiki Farrel, Makanan Pelancar ASI

Health | Kamis, 05 September 2019 | 19:18 WIB

5 Berita Hits Kesehatan: Bahaya Losion Abal-abal, Bulu Mata Penuh Tungau

5 Berita Hits Kesehatan: Bahaya Losion Abal-abal, Bulu Mata Penuh Tungau

Health | Rabu, 04 September 2019 | 19:08 WIB

Haid Berhenti Akibat Diet Ekstrem dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Haid Berhenti Akibat Diet Ekstrem dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Selasa, 03 September 2019 | 21:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB