Dilarang di Luar Negeri, Produk Tembakau Alternatif Juul Berbahaya?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Jum'at, 06 September 2019 | 20:10 WIB
Dilarang di Luar Negeri, Produk Tembakau Alternatif Juul Berbahaya?
Produk tembakau alternatif Juul dianggap berbahaya? (Shutterstock).

Suara.com - Dilarang di Luar Negeri, Produk Tembakau Alternatif Juul Berbahaya?

Produk rokok elektronik dan tembakau alternatif, Juul, telah meresmikan toko retail pertama mereka di Indonesia. Padahal di luar negeri, Juul banyak ditolak masuk karena diduga berbahaya bagi kesehatan terutama kesehatan paru-paru.

"Kami mempertanyakan komitmen pemerintah untuk menurunkan Angka prevalensi perokok. Di Amerika Serikat saja terlihat jelas bahwa produk Juul banyak dikonsumsi oleh anak-anak di bawah umur," kata Ketua PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Hafizh Syafa’aturrahman.

Pernyataan tersebut dikemukakannya dalam acara diskusi berjudul 'Mengkaji Produk Juul: Ditolak Singapura, Dipertanyakan Amerika Serikat, Diterima di Indonesia?' yang berlangsung di Sofyan Hotel Jakarta, Jumat, (6/9/2019).

Koordinator Nasional Masyarakat Sipil Untuk Pengendalian Tembakau, Ifdhal Kasim mengatakan, negara harus tegas melarang kehadiran Juul dan produk tembakau alternatif lainnya di Indonesia. Sebabnya, produk-produk serupa tidak diizinkan beredar di luar negeri.

"Kita lihat di Singapura dan Thailand, rokok elektronik itu sudah total dilarang. Bahkan di Amerika Serikat ada tren ke arah sana juga. Negara Bagian Michigan akan melarang penjualan rokok elektronik yang memiliki rasa. Kota San Fransisco juga akan melarang semua penjualan dan distribusi rokok elektronik. Di luar negeri saja ditolak dan dipertanyakan, masa mau dibiarkan masuk ke Indonesia?" tanya Ifdhal.

Diskusi penolakan untuk produk tembakau alternatif Juul di Sofyan Hotel Jakarta, Jumat, (6/9/2019). (Suara.com/Risna Halidi)
Diskusi penolakan untuk produk tembakau alternatif Juul di Sofyan Hotel Jakarta, Jumat, (6/9/2019). (Suara.com/Risna Halidi)

Belum lama ini, pihak Food and Drugs Administration (FDA) dan Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat telah membuka investigasi khusus setelah 354 kasus penyakit paru-paru di 29 negara bagian Amerika Serikat dikaitkan dengan perilaku vaping atau merokok elektrik.

Juul dan perilaku vaping sendiri meski sering diklaim lebih aman bagi kesehatan, telah mendapat sorotan tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Hal ini tidak terlepas dari kisah viral pengguna aktif Juul, Chance Ammirata, mahasiswa 18 tahun asal Amerika Serikat, yang harus dilarikan ke rumah sakit karena paru-parunya tidak berfungsi lagi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Vape di Amerika Berjatuhan, Pakar Kesehatan Peringatkan Risikonya

Korban Vape di Amerika Berjatuhan, Pakar Kesehatan Peringatkan Risikonya

Health | Rabu, 04 September 2019 | 15:10 WIB

Raksasa Rokok Elektrik di AS Jadi Sorotan, Diduga Biang Penyakit Paru-Paru

Raksasa Rokok Elektrik di AS Jadi Sorotan, Diduga Biang Penyakit Paru-Paru

Health | Rabu, 04 September 2019 | 09:39 WIB

Pakai Rokok Elektrik, 193 Orang di Amerika Meninggal Akibat Sakit Paru-Paru

Pakai Rokok Elektrik, 193 Orang di Amerika Meninggal Akibat Sakit Paru-Paru

Health | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:56 WIB

Terkini

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×