Raksasa Rokok Elektrik di AS Jadi Sorotan, Diduga Biang Penyakit Paru-Paru

Ade Indra Kusuma Suara.Com
Rabu, 04 September 2019 | 09:39 WIB
Raksasa Rokok Elektrik di AS Jadi Sorotan, Diduga Biang Penyakit Paru-Paru
Raksasa Rokok Elektrik Jadi Sorotan, Diduga Sebabkan Penyakit Paru-Paru

Suara.com - Raksasa Rokok Elektrik Jadi Sorotan, Diduga Sebabkan Penyakit Paru-Paru.

Raksasa pembuat rokok elektronik "Juul Labs" sedang menghadapi sorotan yang terus meningkat dari polisi dan kejaksaan di negara bagian Illinois dan kota Washington DC, yang sedang menyelidiki bagaimana alat merokok itu menjadi sangat populer di antara anak-anak di bawah umur.

Pertumbuhan cepat perusahaan pembuat rokok elektronik itu sehingga menguasai pasaran yang bernilai milyaran dolar juga disertai dengan tuduhan dari orangtua dan pejabat kesehatan yang prihatin bahwa kepopuleran Juul terus meningkat di antara pelajar sekolah menengah.

Ilustrasi vape atau rokok elektrik. (Shutterstock)
Ilustrasi rokok elektrik. (Shutterstock)

Selain penyelidikan yang sedang diadakan di negara bagian Illinois dan Washington DC itu, empat kejaksaan negara bagian lain juga sedang melakukan hal yang sama atau bahkan telah mengajukan tuntutan hukum.

Perusahaan itu juga sedang diselidiki oleh sejumlah anggota Kongres dan pejabat kesehatan, dan menghadapi tuntutan hukum dari sejumlah penggunanya, baik yang masih berusia belasan tahun maupun orang dewasa.

Pihak eksekutif Juul membantah bahwa produk mereka ditujukan pada anak-anak dibawah umur, dan telah menghapus laman-laman iklan dalam Facebook dan Instagram dan juga menarik sebagian produknya dari toko pengecer.

Juul juga mendukung RUU untuk mengikatkan usia minimum untuk membeli rokok dan tembakau, termasuk rokok elektronik menjadi 21 tahun.

"Penyelidikan terhadap perusahaan Juul masih berlangsung, dan jaksa agung sangat prihatin akan cepatnya peningkatan penggunaan rokok elektronik itu oleh anak muda di AS," ujar Juru bicara Jaksa Agung District of Columbia seperti mengutip VOAIndonesia.

Jaksa Agung di negara bagian Colorado, Connecticut dan Massachusetts juga telah mengumumkan penyelidikan sehubungan penggunaan rokok elektronik oleh anak-anak dibawah umur. Jaksa agung negara bagian North Carolina bulan Mei lalu minta pengadilan supaya membatasi penjualan dan pemasaran rokok elektronik itu.

Baca Juga: Akibat Rokok Elektrik Meledak di Mulut, Rahang Lelaki 17 Tahun Patah!

Juul, yang mulai beroperasi tahun 2015 kini menguasai tiga perempat penjualan rokok elektrik di Amerika yang bernilai enam miliar dolar AS per tahun.

Pusat pencegahan dan kontrol penyakit menular minggu lalu mengatakan 215 anak muda dan orang dewasa di 25 negara bagian, termasuk Illinois telah terkena penyakit paru-paru gawat karena menggunakan rokok elektrik itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI