Trik Asah Daya Pikir Anak dari Psikolog: Ajarkan Empati dan Rasa Peduli

M. Reza Sulaiman | Vessy Dwirika Frizona
Trik Asah Daya Pikir Anak dari Psikolog: Ajarkan Empati dan Rasa Peduli
Asah daya pikir anak dengan mengajarkan empati dan rasa peduli. (Shutterstock)

Mengasah daya pikir anak bisa dilakukan dengan mengajarkan rasa peduli dan empati. Ini penjelasan psikolog.

Suara.com - Trik Asah Daya Pikir Anak dari Psikolog: Ajarkan Empati dan Rasa Peduli

Setiap anak memilki potensi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosional (EQ). Untuk tumbuh dan berkembang menjadi anak hebat, dibutuhkan stimulasi yang tepat dan seimbang bagi si kecil, baik pada aspek IQ yang berhubungan dengan daya pikir maupun EQ yang berhubungan dengan rasa peduli.

Psikolog anak, Roslina Verauli, M.Psi, Psi. menekankan bahwa dengan empati dan rasa peduli, si kecil mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain.

"Dengan mengembangkan rasa peduli, si kecil mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si kecil, agar si kecil mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati," jelas Verauli saat ditemui Suara.com dalam Bebelac Hadirkan BebeLand di kawasan Bakasi, Jawa Barat, Minggu (8/9/2019).

Di tempat yang sama, Deska Hapsari Nugrahaini selaku Brand Head Bebelac mengatakan, pihaknya percaya bahwa rasa peduli dapat mendukung daya pikir Si Kecil berkembang lebih baik untuk mencari solusi atas masalah yang ada disekitarnya.

Apabila rasa peduli anak berkembang seiring daya pikirnya, ia akan tumbuh menjadi anak hebat yang memiliki rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi dalam menghadapi lingkungannya.

Acara temu media Bebelac Hadirkan BebeLand di kawasan Bakasi, Jawa Barat, Minggu (8/9/2019). (Suara.com/Vessy Frizona)
Acara temu media Bebelac Hadirkan BebeLand di kawasan Bakasi, Jawa Barat, Minggu (8/9/2019). (Suara.com/Vessy Frizona)

Terkait hal ini, Verauli menjelaskan cara yang orang tua bisa lakukan untuk mengasah rasa peduli dan daya pikir si kecil sejak dini. Mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi.

"Dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas. Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam ‘emotional talk’ dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan," bebernya.

Ia menambahkan, sebuah wahana permainan edukatif dan interaktif untuk berbagi inspirasi tentang pentingnya pengembangan rasa peduli seiring daya pikir untuk mendorong si kecil menjadi anak hebat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS