Suara.com - Beberapa hari belakangan, Ria Irawan dikabarkan sedang menjalani pengobatan kanker kelenjar getah bening kembali. Namun selain kanker, ternyata Ria Irawan juga memiliki tumor di kepalanya.
Ria Irawan menceritakan kondisinya melalui unggahan Instagram. Ria Irawan mengatakan tumor di kepalanya itulah yang membuatnya kesulitan berbicara.
"Happy sunday...karena ada tumor di dalam kepala yang mengakibatkan saraf bicara saya tertekan. Akhirnya saya harus pelan-pelan belajar berbicara dengan baik," tulisnya di Instagram.
Melansir dari The Brain Tumour Charity, tumor otak memang bisa memengaruhi kemampuan bicara seseorang tergantung letaknya.
Setiap bagian atau lobus otak bertanggung jawab atas fungsi yang berbeda, beberapa di antaranya terlibat dalam komunikasi. Lobus frontal yang berperan dalam produksi bahasa dan lobus temporal yang terlibat dalam memahami bahasa.
Jika tumor ada di salah satu bagian ini dan terjadi pembengkakan di sekitarnya, bisa berdampak pada kemampuan komunikasi.

Perlu Anda ingat pula kalau otak terbagi menjadi dua bagian, yakni kiri dan kanan. Letak tumor di salah satu sisi otak juga bisa memengaruhi kemampuan bicara.
Dalam hal ini, tumor yang terletak di otak bagian kiri biasanya akan menganggu kemampuan bicara dan berbahasa pada pasien.
Selain itu, pembedahan tumor otak juga bisa menyebabkan kesulitan komunikasi. Efek dari operasi tumor dengan kemampuan bicara biasanya hanya berlangsung sementara. Tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadi secara permanen.

Adapun berbagai kesulitan komunikasi yang dialami orang dengan tumor otak, antara lain:
1. Gangguan bahasa
2. Kesulitan bicara
3. Kesulitan kognitif, dapat menyebabkan kesulitan komunikasi karena lupa kata-kata, kehilangan utas percakapan dan tidak tahu kapan bicara dan harus mendengarkan.