Bj Habibie Meninggal karena Gagal Jantung, Kelelahan Bisa Jadi Pemicu

Vania Rossa

Rabu, 11 September 2019 | 19:10 WIB
Bj Habibie Meninggal karena Gagal Jantung, Kelelahan Bisa Jadi Pemicu
BJ Habibie meninggal dunia akibat gagal jantung. (Twitter @bj_habibie)

Suara.com - Presiden ketiga RI BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun akibat gagal jantung.

Sebelumnya, BJ Habibie menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto sejak 1 September 2019. Selama masa perawatan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dari berbagai bidang, seperti jantung, penyakit dalam, ginjal, dan otak.

Thareq Kemal Habibie, putra Habibie, dalam konferensi pers di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (10/9/2019), mengatakan ayahnya jatuh sakit dikarenakan faktor usia dan banyaknya aktivitas yang ia lakukan sehari-hari, sehingga menimbulkan masalah pada kesehatan jantungnya.

Menurut Thareq, Habibie seakan suka lupa bahwa usianya sudah di atas 80 tahun. Dan di usia tersebut, Habibie masih memiliki aktivitas yang padat.

Tingginya aktivitas di usia yang tidak lagi muda dapat menyebabkan kelelahan ekstrem. Dan dilansir dari Medical Daily, kelelahan memang dapat memicu penyakit jantung.

Kelelahan sendiri, selain akibat aktivitas yang berlebihan, juga bisa disebabkan karena tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Akibatnya, selain lelah secara fisik, kita pun akan mengalami kelelahan mental.

Saat tubuh mengalami kelelahan fisik dan mental, saat itulah tubuh akan menghasilkan hormon stres, yang berakibat pada meningkatnya denyut nadi, tekanan darah, asam lambung, gula darah, dan kolesterol.

Beberapa kondisi tersebut merupakan beberapa faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner, yang menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal jantung.

baca juga

Gagal jantung juga dapat dipicu oleh masalah kesehatan lainnya, seperti tekanan darah tinggi, anemia, cacat jantung sejak lahir, dan diabetes.

Berbeda dengan serangan jantung yang bisa terjadi secara tiba-tiba, gagal jantung bisa terjadi secara bertahap dalam beberapa waktu. Bahkan, bukan tak mungkin jika prosesnya sudah terjadi sejak muda.

Gejala umumnya adalah mudah sesak napas baik ketika beraktivitas maupun saat beristirahat, tubuh terasa lelah sepanjang waktu, serta kaki atau pergelangan kaki membengkak.

Dan menurut Thareq, Habibie memang sejak muda mempunyai masalah dengan kesehatan jantung, sehingga tak heran jika kondisi jantungnya pun melemah saat menua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BJ Habibie Wafat, Ini Situasi Terkini Rumah Duka

BJ Habibie Wafat, Ini Situasi Terkini Rumah Duka

News | Rabu, 11 September 2019 | 19:08 WIB

BJ Habibie Meninggal, Melanie Subono : Saya Ada di Sampingnya

BJ Habibie Meninggal, Melanie Subono : Saya Ada di Sampingnya

Entertainment | Rabu, 11 September 2019 | 19:03 WIB

BJ Habibie Wafat: Kisah Cinta, Marga Habibie, dan Presiden Zaman Genting

BJ Habibie Wafat: Kisah Cinta, Marga Habibie, dan Presiden Zaman Genting

News | Rabu, 11 September 2019 | 19:02 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×