Penelitian Terbaru Temukan Cara Ampuh Obati Patah Hati dan Susah Move On

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 13 September 2019 | 07:05 WIB
Penelitian Terbaru Temukan Cara Ampuh Obati Patah Hati dan Susah Move On
Studi Terbaru Temukan Cara Ampuh Obati Patah Hati dan Susah Move On (Pixabay)

Suara.com - Penelitian Terbaru Temukan Cara Ampuh Obati Patah Hati dan Susah Move On.

Banyak asumsi mengatakan patah hati akibat perceraian atau putus cinta memiliki dampak emosional yang sangat parah. Bahkan, dalam periode tertentu dapat membahayakan kesehatan, baik mental maupun fisik.
Nah, belum lama sebuah studi menemukan sebuah cara untuk mengobati patah hati dan susah move on. Yaitu dengan cara membuat tulisan yang ekspresif dan cerita sangat dalam.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasi di jurnal Psychometric Medicine: Journal of Biobehavioral Medicine, bentuk penulisan khusus yang menceritakan pengalaman pahit dan menyedihkan dapat membantu kesehatan postdivorce.

Penelitian tersebut juga menemukan, tulisan ekspresif setelah setelah putus cinta membantu memperbaiki kesehatan kardiovaskular, itu pun jika jurnal si penderita menceritakan cerita secara lengkap dan detail.

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Penulis peneliti Kyle Bourassa yang menyelesaikan studinya di  University of Arizona mengakatan, menulis cerita dengan cara yang terstruktur, tidak hanya mengalamati kembali emosi Anda, tapi juga memberi makna pada cerita tersebut. Sebab cara ini memungkinkan Anda memproses perasaan tersebut dengan cara yang lebih fisiologis.

"Struktur ini dapat membantu orang memahami pengalaman mereka, sehingga memungkinkan mereka move-on daripada sekadar berputar dan mengulangi kembali emosi negatif berulang-ulang," ungkap Kyle Bourassa seperti dikutip dari Popsugar, Kamis (12/9/2019).

Penelitian tersebut melibatkan 109 peserta yang baru bercerai, kemudian dibagi menjadi tiga kelompok. Satu set peserta diminta untuk menulis tentang hubungan dan pengalaman perpisahan mereka. Kelompok kedua menulis tentang situasi mereka tapi dalam bentuk narasi sehingga ceritanya memiliki alur awal, tengah, dan akhir. Kelompok ketiga hanya diberitahu untuk menulis tentang kegiatan sehari-hari mereka tanpa fokus pada emosi atau hubungan.

Peserta diberi waktu menghabiskan 20 menit per hari untuk menulis jurnal dalam waktu tiga hari berturut-turut. Kemudian peneliti mengevaluasi kesehatan kardiovaskular setiap peserta pada awal percobaan dan selama kunjungan lanjutan dalam kurun waktu bulan-bulan berikutnya. 

Delapan bulan setelah penulisan jurnal diselesaikan, para ilmuwan menemukan bahwa kelompok ekspresif memiliki tingkat detak jantung yang rendah serta variabilitas denyut jantung yang lebih tinggi, ini artinya kesehatan jantung baik.

baca juga

Kyle menjelaskan, perubahan tingkat denyut jantung dan variabilitas denyut jantung dapat mempengaruhi hasil kesehatan dan bahkan penyakit dari waktu ke waktu, dan penelitian itu memberikan bukti kausal bahwa gaya penulisan tertentu dapat mengubah proses fisiologis ini.

"Satu intervensi singkat selama 20 menit dalam waktu tiga hari dapat diterjemahkan ke efek terukur ini. Jika penelitian yang lebih besar meniru temuan ini di masa depan, maka akan menjadi alat berbasis bukti yang dapat digunakan secara luas untuk mereka yang sedang berjuang menyembuhkan patah hati akibat putus cinta," paparnya.

So, bagi Anda yang sedang patah hati, segera ambil pena dan kertas. Lalu, mulailah mengekspresikan emosi dengan cara yang produktif. Cara ini dapat membantu Anda menyembuhkan dan memperbaiki kesehatan fisik dan mental yang sesak akibat patah hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaca dari BJ Habibie, Begini Cara Cegah Penyakit Jantung Sejak Dini!

Berkaca dari BJ Habibie, Begini Cara Cegah Penyakit Jantung Sejak Dini!

Health | Kamis, 12 September 2019 | 14:30 WIB

BJ Habibie Alami Gagal Jantung, Adakah Hubungannya dengan Bronkitis?

BJ Habibie Alami Gagal Jantung, Adakah Hubungannya dengan Bronkitis?

Health | Kamis, 12 September 2019 | 12:15 WIB

BJ Habibie Pernah Alami Kebocoran Klep Jantung, Begini Pengobatannya

BJ Habibie Pernah Alami Kebocoran Klep Jantung, Begini Pengobatannya

Health | Kamis, 12 September 2019 | 10:04 WIB

Terkini

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

Wacana Layer Baru Cukai Bikin Harga Rokok Makin Murah, CISDI: Potensi Tambah 1,1 Juta Perokok Baru

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Kevin Diks Bikin Media Jerman Terkejut: Jadi Tembok Indonesia, Gladbach Justru Kebobolan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:31 WIB

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 16:30 WIB

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

Skandal Korupsi MBG: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Jalani Sidang

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

Sitti Husniah Talenrang dari Parta Apa? Bupati Gowa yang Jadi Tersangka Pemerasan dan TPPU

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:28 WIB

Cegah Korupsi di Kampus UNM, Farida Patittingi: SPI Jangan Ragu

Cegah Korupsi di Kampus UNM, Farida Patittingi: SPI Jangan Ragu

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 16:27 WIB

Jaksa Soroti THR Rp568 Juta, Bupati Nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa Soroti THR Rp568 Juta, Bupati Nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman Dituntut 7 Tahun Penjara

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 16:27 WIB

Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK

Ditawari Kerja di Restoran hingga Bengkel, Warga Malah Direkrut Jadi ABK

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:25 WIB

Cara Memilih Moisturizer Khusus Kulit Perimenopause yang Makin Menipis dan Kering

Cara Memilih Moisturizer Khusus Kulit Perimenopause yang Makin Menipis dan Kering

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 16:25 WIB

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

5 Fakta Tren Smoothie di Balik Gaya Hidup Sibuk: Seperti Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 16:24 WIB

×