Alami Sembelit, 5 Cara Ini Bisa Memperlancar BAB dengan Cepat

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Senin, 16 September 2019 | 16:27 WIB
Alami Sembelit, 5 Cara Ini Bisa Memperlancar BAB dengan Cepat
ilustrasi perempuan susah buang air besar. (shutterstock)

Suara.com - Sembelit, meskipun merupakan masalah kesehatan umum yang dialami banyak orang, kondisi ini tetap membuat frustrasi dan menyakitkan. Dalam banyak kasus, hal itu terjadi karena Anda tidak makan cukup serat, atau mengalami dehidrasi.

Selain mengatasinya dengan obat-obatan berbasis kimia, ada 5 cara cepat agar BAB bisa lancar kembali. Cara-cara mudah ini bisa membuat Anda lebih baik. Berikut daftarnya, seperti yang dilansir Bright Side.

1. Minumlah teh madu dan lemon.
Buat teh dengan menambahkan madu dan lemon ke dalamnya. Madu adalah obat pencahar alami dan membantu mengurangi asam teh yang disebabkan oleh lemon. Lemon bertindak sebagai stimulan alami untuk sistem pencernaan dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh. Ramuan ini efektif untuk bantu sembelit Anda!

2. Minum banyak air
Lelaki setidaknya perlu minum 3,7 liter cairan dan perempuan 2,7 liter per hari. Ini karena feses yang keras dan kering adalah penyebab paling umum dari sembelit, dan minum air putih yang cukup akan menjaga tubuh terhidrasi dengan baik dan memudahkan feses melewatinya. Air dan jus buah adalah yang terbaik untuk melawan sembelit. Jus pir dan apel adalah obat pencahar alami yang ringan, jadi Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik jika memilihnya.

Hindari minuman berkafein dan soda karena itu adalah diuretik, dan alih-alih menghidrasi tubuh Anda, mereka justru akan melepaskan lebih banyak cairan dari tubuh Anda.

3. Makan makanan berserat
Makanan berserat bertindak sebagai pencahar alami yang akan membuat feses menahan lebih banyak air. Anda harus mengonsumsi setidaknya 20-35 gram serat ke dalam makanan sehari-hari. Sumber makanan yang kaya serat termasuk kubis, apel, sereal bekatul, dan kacang hitam. Biji dan kacang-kacangan seperti labu, wijen, bunga matahari, atau biji rami juga merupakan sumber serat yang baik.

4. Konsumsi herbal
Herbal seperti biji rami, fenugreek, dan psyllium memiliki efek pencahar dan melunakkan feses. Konsumsi herbal dan minum banyak air jika Anda menderita sembelit. Juga, ada teh herbal yang bisa Anda coba. Namun hati-hati, herbal tak bisa dikonsumsi sembarang orang. Misalnya, biji rami tak boleh dikonsumsi jika Anda menderita gangguan pendarahan, penyumbatan usus, atau tekanan darah tinggi. Ibu hamil dan menyusui juga harus menghindarinya.

5. Sertakan yogurt dalam makanan Anda, tetapi jauhi produk susu lainnya
Meskipun disarankan untuk menjauhi produk susu jika Anda menderita sembelit, yogurt adalah pengecualian. Yogurt mengandung probiotik seperti Bifidobacterium longum atau Bifidobacterium animalis yang penelitiannya menunjukkan bantuan dalam melancarkan buang air besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Dikira Hanya Sembelit, Balita Ini Meninggal karena Kanker Langka

Awalnya Dikira Hanya Sembelit, Balita Ini Meninggal karena Kanker Langka

Health | Jum'at, 06 September 2019 | 13:30 WIB

Tak Sengaja Makan Cokelat Laksatif, Pria Ini Menderita Diare Cukup Parah

Tak Sengaja Makan Cokelat Laksatif, Pria Ini Menderita Diare Cukup Parah

Health | Senin, 05 Agustus 2019 | 10:53 WIB

Alami Sembelit Parah, Ternyata Bocah 4 Tahun Ini Terinfeksi Ratusan Cacing

Alami Sembelit Parah, Ternyata Bocah 4 Tahun Ini Terinfeksi Ratusan Cacing

Health | Senin, 10 Juni 2019 | 11:45 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB