Atasi Mata Perih dan Merah akibat Kabut Asap, Terapkan 7 Langkah Ini!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 17 September 2019 | 18:05 WIB
Atasi Mata Perih dan Merah akibat Kabut Asap, Terapkan 7 Langkah Ini!
infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)

Suara.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan semakin tebal. Bencana kabut asap ini pun berdampak besar bagi kesehatan masyarakat.

Berdasarkan data Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, lebih dari 100.000 orang mengalami infeksi pernapasan akut (ISPA) akibat asap karhutla.

Seperti yang diketahui, paparan asap dapat menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan jangka pendek karena kandungan ozonnya.

Selain masalah pernapasan, kabut asap juga akan berdampak pada kesehatan mata. Beberapa orang yang berada di daerah terdampak pasti ada yang mengalami masalah mata perih hingga merah.

Jika Anda salah satu yang mengalami mata perih dan merah ketika kabut asap, melansir dari Only My Health, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasinya, antara lain:

Siswa mengenakan masker saat pulang sekolah di sekitar lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/9/2019). (Antara)
Siswa mengenakan masker saat pulang sekolah di sekitar lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/9/2019). (Antara)

1. Cuci mata dengan air dingin setiap kali Anda habis keluar rumah.

2. Pakai kacamata hitam ketika berada di luar ruangan untuk melindungi mata dari kabut asap.

3. Hindari menggosok mata ketika terasa gatal atau ada polutan kecil yang masuk.

4. Kompres mata dengan air dingin atau mentimun untuk mengurangi peradangan.

Ilustrasi menggunakan obat tetes mata (Freepik/yupachingping)
Ilustrasi menggunakan obat tetes mata (Freepik/yupachingping)

5. Gunakan obat tetes mata sebagai perawatan harian selama beraktivitas di luar rumah ketika kabut asap.

6. Pakai pembersih udara dengan filter di dalam rumah yang aman bagi orang dengan mata sensitif.

7. Konsumsi makanan sehat kaya asam lemak omega 3 termasuk wortel, sayuran hijau, kacang almond, kenari, pepaya dan ikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Kena Asap, Gaya Makan Syahrini Dianggap Tak Peka Kebakaran Hutan

Takut Kena Asap, Gaya Makan Syahrini Dianggap Tak Peka Kebakaran Hutan

Lifestyle | Selasa, 17 September 2019 | 17:25 WIB

Bocah SD Tewas Dibunuh saat Belajar Kelompok, Kepala Dipenggal Tetangga

Bocah SD Tewas Dibunuh saat Belajar Kelompok, Kepala Dipenggal Tetangga

News | Selasa, 17 September 2019 | 17:00 WIB

Kabut Asap Makin Tebal, Orang Malas Menginap di Hotel

Kabut Asap Makin Tebal, Orang Malas Menginap di Hotel

Bisnis | Selasa, 17 September 2019 | 16:19 WIB

Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan, Jokowi dan Menteri Pamer Foto Sepatu Kotor

Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan, Jokowi dan Menteri Pamer Foto Sepatu Kotor

News | Selasa, 17 September 2019 | 16:13 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB