Dunia Butuh Modal Rp 60 T Lebih untuk Basmi Malaria hingga Tahun 2050

Ade Indra Kusuma

Rabu, 18 September 2019 | 12:36 WIB
Dunia Butuh Modal Rp 60 T Lebih untuk Basmi Malaria hingga Tahun 2050
Dunia Butuh Modal Rp 60 T Lebih untuk Basmi Malaria hingga Tahun 2050 (Shutterstock)

Suara.com - Dunia Butuh Modal Rp 60 T Lebih untuk Berantas Malaria hingga Tahun 2050.

Malaria memang menjadi penyakit endemik yang masih sangat berbahaya di seluruh dunia. WHO mencatat dua miliar dolar AS lebih atau sekira Rp 14 triliun setiap tahun diinvestasikan untuk menanggulangi malaria. 

Dalam sebuah laporan terbaru menyebutkan malaria bisa dienyahkan dalam satu generasi. Laporan baru yang diterbitkan dalam jurnal medis Lancet dan ditulis oleh 41 pakar malaria terkemuka di dunia, menyebutkan malaria bisa dienyahkan dalam satu generasi. Tetapi itu tidak mudah, dan perlu komitmen dan biaya investasi yang besar.

Namun, ada perdebatan mengenai apakah komunitas global menjadikan pemberantasan penyakit ini tujuan utama - atau apakah cara ini hanya akan menghadapi kegagalan?

Seperti diketaahui Malaria membunuh sekitar 435 ribu orang setiap tahun, umumnya anak-anak. Kemajuan yang signifikan dicapai abad ini dalam melawan dan mencegah penyakit itu, dengan turunnya separuh jumlah kematian sejak tahun 2000.

Separuh kasus malaria global terdapat hanya di lima negara Afrika. Burundi sedang dicengkeram wabah malaria. Dokter mengatakan, ada kebutuhan mendesak untuk investasi dalam perawatan kesehatan.

"Semua orang seharusnya menyadari bahwa malaria tetap menjadi penyakit yang menyebabkan kematian," ujar Albert Mbonerane dari Pusat Anti-Malaria Saint d'Assise.

Butuh modal besar

Seorang petugas di gerai penukaran mata uang sedang menghitung mata uang dolar Amerika Serikat. [Antara]
ilustrasi dolar Amerika Serikat. [Antara]

Penulis laporan dalam jurnal medis Lancet memperkirakan butuh 4,3 miliar dolar AS atau sekira Rp 60 triliun yang wajib dibelanjakan secara global untuk mengatasi malaria setiap tahun dan dua miliar dolar AS tambahan atau sekira Rp 14 triliun dibutuhkan setiap tahun untuk mengenyahkan penyakit malaria menjelang tahun 2050.

baca juga

Upaya itu termasuk untuk belanja alat-alat baru hingga riset mengenai 'gen penggerak' yang bisa menurunkan populasi nyamuk atau membuat kita kebal parasit malaria.

Penulis laporan dalam jurnal Lancet itu mengatakan pemberantasan malaria akan membutuhkan ambisi dan komitmen besar - tetapi hasilnya akan sesuai dengan nilai investasi itu.

Program pemberantasan malaria diupayakan pada tahun 1950-an - tetapi ditinggalkan 10 tahun kemudian. Fokus dan investasi baru dalam puluhan tahun ini, khususnya dari Yayasan Bill dan Melinda Gates, telah memberi dorongan baru.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan sangat penting.

"Tanpa perawatan kesehatan yang memadai, dan sistem pembiayaan yang baik, kita tidak akan pernah bisa memberantas penyakit itu," pungkas Dr. Pedro Alonso, Direktur Badan Kesehatan PBB untuk Malaria seperti mengutip VOAIndonesia, Rabu (18/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Malaria Pertama di Dunia Akan Mulai Digunakan di Kenya

Vaksin Malaria Pertama di Dunia Akan Mulai Digunakan di Kenya

Health | Jum'at, 13 September 2019 | 18:49 WIB

Terkuak, Ini 4 Alasan Mengapa Malaria Sulit Dibasmi di Papua

Terkuak, Ini 4 Alasan Mengapa Malaria Sulit Dibasmi di Papua

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 22:31 WIB

Masih Peringkat Pertama, 2030 Kemenkes Targetkan Papua Bebas Malaria

Masih Peringkat Pertama, 2030 Kemenkes Targetkan Papua Bebas Malaria

Health | Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:22 WIB

Terkini

Kontroversi Film The Assassin(s) Meluas, Artis yang Memuji Ikut Diserang

Kontroversi Film The Assassin(s) Meluas, Artis yang Memuji Ikut Diserang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Prabowo Rombak Kabinet, Rupiah Terus Melemah

Prabowo Rombak Kabinet, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Membuka Pintu Rezeki Kepulauan Seribu Lewat Armada Laut Transjakarta

Membuka Pintu Rezeki Kepulauan Seribu Lewat Armada Laut Transjakarta

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Potret Suyudi Ario Seto saat Jadi Cover Boy Majalah Remaja, Kini Jadi Kapolri Baru

Potret Suyudi Ario Seto saat Jadi Cover Boy Majalah Remaja, Kini Jadi Kapolri Baru

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Pratikno Kena Reshuffle, Bakal Kembali Jadi Dosen Fisipol UGM?

Pratikno Kena Reshuffle, Bakal Kembali Jadi Dosen Fisipol UGM?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Pengamat: Sugiono Jadi Menko Tanpa Prestasi Menonjol!

Pengamat: Sugiono Jadi Menko Tanpa Prestasi Menonjol!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

×