Kardiomiopati Postpartum, Ancaman Penyakit Jantung Setelah Melahirkan

Vania Rossa

Selasa, 24 September 2019 | 06:06 WIB
Kardiomiopati Postpartum, Ancaman Penyakit Jantung Setelah Melahirkan
Ilustrasi perempuan hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Ada penyakit jantung yang khusus menyerang perempuan hamil atau perempuan yang baru melahirkan, yaitu kardiomiopati postpartum atau dikenal juga dengan kardiomiopati peripartum. Penyakit jantung ini biasanya mengintai di akhir masa kehamilan atau pascamelahirkan.

Penyakit ini akan membuat otot jantung melemah dan menyebabkan jantung menjadi membesar. Akibatnya, jantung tidak dapat bekerja dengan optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Meski kondisi ini jarang terjadi, tak ada salahnya Anda yang sedang hamil waspada sambil tetap menjaga kesehatan jantung untuk meminimalkan risiko kardiomiopati postpartum. Dan inilah beberapa hal yang perlu Anda ketahui lebih jauh soal penyakit ini, seperti dilansir dari laman Heart.org.

Penyebab
Belum diketahui penyebab pasti penyakit ini, tapi banyak yang meyakini kalau kondisi ini dipicu oleh kinerja otot jantung yang bertambah berat selama hamil.

Faktanya, selama hamil, otot jantung akan memompa darah hingga 50 persen lebih banyak dibandingkan saat tidak hamil. Hal ini dipicu oleh beban tambahan, yaitu janin, yang harus mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi penting.

Faktor risiko
Risiko terjadinya kardiomiopati postpartum meningkat karena berbagai faktor, di antaranya jika Anda memiliki berat badan berlebih, mengalami hipertensi, terkena diabetes gestasional, malnutrisi, dan berusia di atas 30 tahun.

Gejala
Gejalanya mirip dengan gejala gagal jantung, misalnya jantung berdebar-debar, sakit dada, mudah lelah, sesak napas, serta pembengkakan kaki dan pergelangan kaki.

Pengobatan
Jika dokter telah mendiagnosis kardiomiopati postpartum, Anda sebaiknya dirawat di rumah sakit sampai gejala sudah bisa dikendalikan. Kerusakan jantung akibat kardiomiopati postpartum tidak bisa disembuhkan lagi seperti sedia kala. Tapi tidak perlu khawatir, jantung masih bisa berfungsi untuk waktu yang lama. Kesehatan jantung Anda mungkin akan terpengaruh, tapi itu bisa dikendalikan selama Anda disiplin melakukan pemeriksaan rutin dan minum obat sesuai petunjuk dokter.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Disangka, Ternyata Gula Merah Bisa Mencegah Penyakit Jantung!

Tak Disangka, Ternyata Gula Merah Bisa Mencegah Penyakit Jantung!

Health | Senin, 23 September 2019 | 16:30 WIB

Cegah Penyakit Jantung Bawaan, Ini Deteksi Dini yang Perlu Dilakukan

Cegah Penyakit Jantung Bawaan, Ini Deteksi Dini yang Perlu Dilakukan

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 15:39 WIB

Bukan Penyakit Jantung, Ini Penyebab Kematian Terbesar di Negara Maju

Bukan Penyakit Jantung, Ini Penyebab Kematian Terbesar di Negara Maju

Health | Jum'at, 06 September 2019 | 14:44 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

×