Jangan Asal Potong Rambut Bayi Baru Lahir, Ibu Perlu Tahu Hal Ini!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 01 Oktober 2019 | 07:45 WIB
Jangan Asal Potong Rambut Bayi Baru Lahir, Ibu Perlu Tahu Hal Ini!
ilustrasi bayi rambut hitam dan lebat (shutterstock)

Suara.com - Memotong rambut bayi baru lahir sampai botak memang sudah menjadi tradisi. Banyak pula orangtua yang mengira memotong rambut bayi bisa membantu rambutnya tumbuh lebih lebat.

Sayangnya, anggapan bahwa rambut bayi akan lebih tebal setelah dipotong adalah salah. Mengapa demikian?

Sebelumnya perlu dipahami, beberapa bayi lahir dengan rambut tipis tapi ada pula yang sebaliknya. Hal itu dipengaruhi oleh sifat genetik. Di sisi lain, dilansir dari You are Mom, bayi baru lahir yang memiliki rambut lebat bukan berarti nantinya tidak akan mengalami masalah kebotakan atau kerontokan.

Begitu pula jika ada orangtua mempercayai bahwa rambut anaknya akan lebih lebat setelah dipotong. Rambut bayi baru lahir yang dipotong habis tidak ada kaitannya dengan rambut akan tumbuh lebih tebal.

Selain itu, tidak ada pula waktu yang tepat untuk memotong rambut bayi baru lahir. Anda boleh memiliki kapan saja waktu yang tepat untuk memotong rambut bayi.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Hanya saja, perlu diingat bahwa bayi mengatur suhu tubuhnya melalui kepala. Oleh karenanya, Anda perlu berhati-hati setelah memotong rambutnya sampai botak.

Anda harus melindungi kepalanya agar tidak terkena dingin setelah dipotong. Karena, hal ini akan sangat memengaruhi suhu tubuhnya.

Meski begitu, para spesialis merekomendasikan agar orangtua menunggu satu hingga dua bulan untuk memotong rambut bayi mereka yang baru lahir. Hal itu karena bayi sudah mulai berusaha menangkap kepalanya ketika menginjak usia 3 bulan.

Ilustrasi bayi baru lahir. (Shutterstock)

Anda juga bisa memotong rambutnya ketika berusia 5 hingga 6 bulan, yakni saat si kecil sudah berusaha duduk sendiri.

Selain itu, sebaiknya Anda memotong rambut bayi baru lahir dalam posisi duduk. Ada baiknya pula Anda memotong rambutnya setelah makan atau sedang bermain.

Anda juga tidak perlu membasahi rambutnya sebelum memotong. Hal tersebut karena rambut bayi baru lahir masih sangat tipis dan halus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Bayi Baru, Jangan Lupa Bersihkan Rumah dengan 5 Langkah Ini

Sambut Bayi Baru, Jangan Lupa Bersihkan Rumah dengan 5 Langkah Ini

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2019 | 12:38 WIB

Lahir dengan Rambut Super Lebat, Bayi Ini Curi Perhatian Orang Banyak

Lahir dengan Rambut Super Lebat, Bayi Ini Curi Perhatian Orang Banyak

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 16:25 WIB

Bayi yang Baru Lahir Harus Dibedong agar Kaki Lurus, Mitos atau Fakta?

Bayi yang Baru Lahir Harus Dibedong agar Kaki Lurus, Mitos atau Fakta?

Health | Rabu, 17 Juli 2019 | 09:00 WIB

Awalnya Flu Biasa, Pria ini Koma Selama 3 Bulan dan Sadar karena Anaknya

Awalnya Flu Biasa, Pria ini Koma Selama 3 Bulan dan Sadar karena Anaknya

Health | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB