Hindari Penyakit Jantung Bawaan, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Hamil

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 01 Oktober 2019 | 12:12 WIB
Hindari Penyakit Jantung Bawaan, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Hamil
Seorang bayi yang tengah tersenyum [shutterstock]

Suara.com - Penyakit jantung bawaan memang bukan sekadar penyakit turunan semata, tapi juga bisa disebabkan proses kehamilan ibu yang tidak ideal. Kehamilan yang tidak ideal bisa melahirkan anak dengan penyakit jantung bawaan.

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Prof. Dr. Ganesja M. Harimurti, Sp.JP mengungkap beberapa hal yang harus diperhatikan ibu hamil agar anak tidak lahir dengan penyakit jantung bawaan. Ini dia:

1. Perhatikan waktu kehamilan
Pemilihan waktu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan janin. Idealnya, waktu terbaik untuk hamil adalah di kisaran usia 20 hingga 30 tahun. Sedangkan saat usia 35 tahun, kesuburan perempuan akan menurun drastis. Dan saat usia ibu menginjak 40 tahun ke atas, disarankan untuk tidak hamil karena sangat berisiko.

"Faktor risiko (anak penyakit jantung bawaan) waktu ibunya hamil, jangan sudah tua baru hamil, 40 tahun ke atas," ujar Prof. Ganesja di RS Siloam, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (31/8/2019).

2. Tidak konsumsi sembarangan obat
Segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil haruslah sangat diperhatikan, karena sedikit banyak akan berefek ke janin. Termasuk bahan kimia seperti obat-obatan. Jika biasanya Saat Anda tidak sedang hamil bebas saja mengonsumsi obat flu OTC, maka saat hamil sebaiknya hindari hal ini.

"Jangan makan obat-obatan sembarangan. Jadi tanya pada dokter kandungan, kalau dia pilih obat batuk pilek, obat apa yang boleh," jelas Prof. Ganesja.

3. Tidak konsumsi obat pelangsing dan depresi
Ibu hamil rentan stres karena perubahan hormon. Tapi, jangan sekali-sekali mengatasinya dengan minum obat antidepresan. Pun pertambahan berat badan adalah hal normal. Oleh karena itu, tidak disarankan minum obat pelangsing. Kedua obat ini akan memengaruhi kinerja otak dan terbentuknya berbagai organ, termasuk jantung.

"Kalau bawaan itu, dari lahir dia udah dengan penyakit jantung, dia nggak bisa menghindari. Obat pelangsing itu juga macem-macem nggak boleh (dikonsumsi ibu hamil), obat penenang itu juga nggak boleh," tuturnya.

4. Update kondisi kehamilan
Ibu hamil dengan tekananan darah tinggi atau hipertensi, kencing manis atau diabetes, wajib kontrol selama kehamilan. Hipertensi dan diabetes berisiko penyakit jantung, bukan hanya terjadi pada ibu, tetapi juga bisa menyerang janin.

"Terus ibunya ada tekanan darah tinggi, kecing manis, itu diperiksa betul. Kemudian faktor keturuanan ibunya ada penyakit jantung bawaan anaknya juga kena, kakaknya ada, adiknya juga kena," jelas Prof. Ganesja.

5. Tidak merokok
Perokok aktif maupun pasif sangat berisiko bagi ibu hamil, karena dapat berdampak pada bayi lahir prematur, rentan infeksi, sindrom kematian bayi mendadak, dan terserang penyakit jantung. Tidak hanya untuk ibu, janin juga berisiko penyakit jantung bawaan.

"Kemudian rokok, pasif aktif sama. Polusi udara, tidak langsung menimbulkan penyakit jantung bawaan, sekarang kita belum menemukan hal itu," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyakit Jantung Bawaan, Ini Deteksi Dini yang Perlu Dilakukan

Cegah Penyakit Jantung Bawaan, Ini Deteksi Dini yang Perlu Dilakukan

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 15:39 WIB

Berkat Teknologi, Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Tidak Perlu Operasi

Berkat Teknologi, Penanganan Penyakit Jantung Bawaan Tidak Perlu Operasi

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 15:11 WIB

Inilah Deretan Mitos Ibu Hamil dan Bayi, Anda Percaya atau Tidak?

Inilah Deretan Mitos Ibu Hamil dan Bayi, Anda Percaya atau Tidak?

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 08:35 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB