Rifat Umar Ditangkap karena Ganja, Ini Efek Samping Bila Terus Isap Ganja

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Rifat Umar Ditangkap karena Ganja, Ini Efek Samping Bila Terus Isap Ganja
Rifat Umar ditangkap karena penggunaan ganja. (Dok Istimewa)

4. Terganggunya kesuburan

Efek jangka panjang penggunaan ganja baik pada pria maupun wanita dapat berpengaruh pada kesuburan.

Pada pria dapat mengakibatkan turunnya kadar hormon testosteron sehingga berefek pada berkurangnya jumlah sperma.

Selain itu, risiko menderita disfungsi ereksi hingga kanker testis juga menjadi lebih tinggi. Pada wanita bisa menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

5. Melemahnya sistem imun

Penggunaan ganja dalam jangka panjang bisa menyebabkan melemahnya sistem imun. (Shutterstock)

Kadar THC dalam ganja dapat merusak sel dan jaringan yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap penyakit tertentu.

Hal ini menyebabkan pengguna ganja lebih rentan mengidap penyakit seperti batuk, pilek, hingga penyakit infeksi atau penyakit yang berasal dari virus.

6. Menghambat tumbuh kembang janin dan bayi

Penggunaan ganja saat hamil berpotensi menghambat perkembangan otak pada janin. Efeknya, ketika anak lahir dapat terjadi masalah pada perilaku anak seperti sulit berkonsentrasi, kesulitan mengingat, hingga lemah dalam hal pemecahan masalah.

baca juga

SELANJUTNYA: EFEK KESEHATAN MENTAL

Efek kesehatan mental

1. Mengurangi kecerdasan kognitif

Mereka yang mengonsumsi ganja dilaporkan mengalami penurunan dalam hal kemampuan belajar, kemampuan untuk fokus, hingga kemampuan mengingat. Hal ini semakin parah jika seseorang mulai menggunakan ganja sejak usia remaja.

Sebuah penelitian menemukan adanya penurunan IQ hingga 8 poin pada mereka yang menggunakan ganja untuk waktu yang lama.

Penurunan nilai IQ yang signifikan lebih banyak ditemukan pada mereka yang menggunakan ganja sejak remaja dan terus berlanjut hingga dewasa.

Ilustrasi lelaki alami kejiwaan. [shutterstock]
Ilustrasi lelaki alami gejala psikotik akibat penggunaan ganja dalam jangka panjang. [shutterstock]

2. Risiko munculnya gejala psikotik

Penggunaan ganja dapat menimbulkan munculnya gejala-gejala psikotik seperti misalnya delusi, halusinasi, dan gangguan berpikir.

Tercetusnya pikiran untuk bunuh diri, depresi, gugup yang berlebihan, hingga skizofrenia dapat terjadi pada mereka yang menggunakan ganja dalam jangka panjang.

Meskipun dampak penggunaan ganja bagi kesehatan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, namun kadar THC pada ganja yang semakin meningkat dari tahun ke tahun patut diperhatikan.

Kadar THC pada daun ganja dulu berkisar antara 1% sampai 4%, saat ini kadarnya bisa mencapai 7 persen.

Semakin meningkatnya kadar THC dapat menyebabkan seseorang semakin mudah mengalami ketergantungan terhadap ganja.

Itulah efek samping jangka panjang penggunaan ganja seperti yang dilakukan Rifat Umar.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rifat Umar Positif Ganja dan Sabu

Rifat Umar Positif Ganja dan Sabu

Entertainment | Kamis, 03 Oktober 2019 | 22:01 WIB

Selain Ganja, Rifat Umar Positif Amphetamine dan Methaphetamine

Selain Ganja, Rifat Umar Positif Amphetamine dan Methaphetamine

News | Kamis, 03 Oktober 2019 | 20:10 WIB

Rifat Umar Ditangkap Bareng Seorang Perempuan di Kamar Kost

Rifat Umar Ditangkap Bareng Seorang Perempuan di Kamar Kost

Entertainment | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:43 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB