Dijalankan Sesuai Etika, Prosedur Bayi Tabung Legal di Indonesia

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:39 WIB
Dijalankan Sesuai Etika, Prosedur Bayi Tabung Legal di Indonesia
Ilustrasi bayi tabung [shutterstock]

Suara.com - Apa yang terpikirkan jika mendengar istilah 'mandul'? Yang terbersit pastilah tidak punya anak, tidak mampu melahirkan bayi, hingga ejakulasi dini. Padahal istilah itu kini sudah tidak lagi relevan, karena peluang memiliki keturunan akan selalu ada, terlebih dengan adanya praktik teknologi bayi tabung legal di Indonesia.

Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang menganggap praktik bayi tabung sebagai hal yang tabu, terutama di daerah pelosok Indonesia. Hal ini diakui oleh CEO sekaligus direktur klinik bayi tabung pertama di Indonesia, Morula IVF Indonesia, dr. Ivan Sini, SpOG.

CEO sekaligus Direktur klinik bayi tabung pertama di Indonesia Morula IVF Indonesia, dr. Ivan Sini, SpOG. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)
CEO sekaligus Direktur klinik bayi tabung pertama di Indonesia Morula IVF Indonesia, dr. Ivan Sini, SpOG. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

"Rata-rata di Indonesia masih perlu edukasi soal bayi tabung, terutama di Indonesia Timur, masih perlu edukasi besar," ujar dr. Ivan dalam acara Gathering Media di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).

Meski begitu, Morula IVF sudah membuka pelayanan di kota Makassar, Sulawesi, untuk menjangkau masyarakat dengan edukasi dan menjawab masalah kesuburan di daerah-daerah terdekat. Alhasil, Makassar jadi tempat yang cukup sibuk mengobati, mengingat posisinya sebagai klinik bayi tabung pertama di Indonesia bagian timur.

"Begitu kita buka di Makassar, di sana jadi salah satu klinik yang paling sibuk, dari seluruh klinikr kami, itu karena masyarakat sudah teredukasi bahwa bayi tabung itu merupakan opsi, dan (pasien) datang dari Papua, Ambon, Kendari," lanjut dr. Ivan.

Dr. Ivan mengatakan, ada perbedaan dengan kota besar, di mana informasi sangat mudah diakses sehingga edukasi mudah tersampaikan. Kekurangan informasi ini bisa terjadi bias informasi, khususnya seputar bayi tabung.

"Pasangan yang dibilang mandul, orang saat ini tidak melihat itu sebagai satu masalah. Tapi itu memang perlu edukasi, dan harus diakui edukasi di kota besar seperti Jakarta Surabaya, Medan, itu sudah terpapar dengan banyak sekali infomasi," tutur dr. Ivan.

Teknologi kedokteran bayi tabung di Indonesia saat ini sudah sangat maju, termasuk teknologi simpan beku sel telur, sperma, hingga embrio. Sayangnya, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak tahu dan lebih memilih berobat keluar negeri.

"Kalau bicara total bayi tabung potensial di Indonesia, bisa ada sekitar 200 ribu jumlah pasien yang bisa melakukan (bayi tabung). Tapi di Indonesia baru 10 ribu pasien, terus yang 190 ribu kemana?," tanggap dr. Ivan heran.

baca juga

"Tentu tidak semua berhasil (bayi tabung), ada fase berikan edukasi ulang sebelum melakukan bayi tabung. Biasanya peluang keberhasilan kumulatif, dan prosesnya harus berulang," sambungnya.

Praktik bayi tabung di Indonesia sendiri adalah sesuatu yang legal, selama sperma dan sel telur yang dipersatukan berasal dari pasangan suami istri yang sah. Dan embrio janin yang sudah jadi dimasukkan kembali ke rahim istri.

Sperma dan sel telur tidak boleh ditukar atau bahkan mendapat sumbangan dari pihak manapun. Bahkan, meskipun bisa, pasangan suami istri tidak boleh memilih jenis kelamin anak pertama yang akan lahir.

Beberapa masalah etis lainnya juga diperketat, seperti bayi tabung pada perempuan yang ditinggal suami wafat, dan sebagainya. Klinik bayi tabung harus patut dan tegas terhadap aturan yang ada.

Sementarara itu, Morula IVF sendiri memiliki sumberdaya mumpuni, yakni 42 dokter dan 3 orang professor ahli. Kemampuan medis dalam negeri juga terjamin karena klinik ini menjalani proses akreditasi setiap tahunnya. Sebanyak 10 cabang telah di miliki Morula IVF, yaitu 7 cabang di pulau Jawa dan 3 cabang lainnya di luar pulau Jawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Ingin Ayu Dewi Disterilisasi, Ketahui Prosedur Sterilisasi Wanita!

Suami Ingin Ayu Dewi Disterilisasi, Ketahui Prosedur Sterilisasi Wanita!

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 19:20 WIB

Program Bayi Tabung Jennifer Ipel Belum Berhasil, Apa Faktor Penyebabnya?

Program Bayi Tabung Jennifer Ipel Belum Berhasil, Apa Faktor Penyebabnya?

Health | Jum'at, 06 September 2019 | 19:45 WIB

Istri Ajun Perwira Program Hamil di Usia 48 Tahun, Apa Risikonya?

Istri Ajun Perwira Program Hamil di Usia 48 Tahun, Apa Risikonya?

Health | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×