Suami Ingin Ayu Dewi Disterilisasi, Ketahui Prosedur Sterilisasi Wanita!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Suami Ingin Ayu Dewi Disterilisasi, Ketahui Prosedur Sterilisasi Wanita!
Ayu Dewi bersama suami dan dua anaknya menggelar konfrensi pers terkait persalinan ketiganya. [Evi Ariska/Suara.com]

Setelah melahirkan anak ketiga, suami meminta Ayu Dewi disterilisasi untuk mencegah kehamilan berikutnya.

Suara.com - Presenter Ayu Dewi baru saja melahirkan anak ketiganya beberapa hari lalu secara operasi caesar. Sebelum persalinan, suami Ayu Dewi ternyata seempat memintanya untuk disterilisasi.

Ayu Dewi pun sempat terkejut ketika mendengar permintaan suaminya karena ia masih ingin memiliki anak dengan cara alami. Ayu Dewi tidak mau jika harus melakukan program bayi tabung saat ingin memiliki anak lagi setelah disterilisasi.

"Kemarin di ruang tunggu, lagi sama yang nunggu gue, disuruh steril sama laki gue," kata Ayu Dewi di RS Medistra, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Akhirnya, Ayu Dewi pun menolak permintaan suaminya yang ingin dirinya disterilisasi. Ternyata suami Ayu Dewi pun juga tak serius meminta istrinya melakukan hal tersebut.

"Jangan dong, kalau steril nggak bisa nakut-nakutin, 'hamil lho', kan sudah steril," ujar Ayu berseloroh.

Perlu Anda ketahui sterilisasi pada wanita adalah prosedur permanen untuk mencegah kehamilan dengan cara menghalangi tuba falopi.

Ayu Dewi bersama suami dan dua anaknya. [Evi Ariska/Suara.com]
Ayu Dewi bersama suami dan dua anaknya. [Evi Ariska/Suara.com]

Jika wanita sudah tidak ingin memiliki anak lagi, sterilisasi bisa jadi pilihan terbaik untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan. Tetapi dilansir dari Healthline, prosedur sterilisasi wanita lebih kompleks dan mahal daripada vasektomi pria.

Menurut survei dari Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan, sekitar 27 persen wanita Ameriksa pada usia reproduksi menggunakan sterilisasi wanita sebagai bentuk kontrasepsi.

Umumnya, sterilisasi ini paling banyak terjadi di negara-negara berkembang. Wanita usia 40-44 tahun lebih mungkin menggunakan sterilisasi wanita dibandingkan kelompok umur lainnya yang mencapai 51 persen.

Ayu Dewi bersama suami dan dua anaknya memberi keterangan pers terkait persalinan ketiganya. [Evi Ariska/Suara.com]
Ayu Dewi bersama suami dan dua anaknya memberi keterangan pers terkait persalinan ketiganya. [Evi Ariska/Suara.com]

Cara kerjanya, sterilisasi pada wanita berguna untuk menghalangi atau menutup tuba falopi. Sterilisasi ini mencegah sel telur mencapai rahim sekaligus membatasi sperma agar tidak mencapai sel telur. Hal itu mengingat kehamilan tidak akan terjadi tanpa sel telur.

Sterilisasi wanita termasuk pilihan terbaik bagi wanita yang ingin alat kontrasepsi efektif dan permanen. Bahkan, cara ini aman dilakukan oleh wanita segala usia dengan tingkat kegagalan rendah.

Fungsi sterilisasi ini pun sama seperti metode lainnya, seperti pil KB, implan dan alat kontrasepsi (IUD). Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa sterilisasi wanita mungkin sedikit mengurangi risiko kanker ovarium.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS