Pentingnya Snack dalam MPASI, Ini Pilihan yang Dianjurkan Dokter Anak

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 10 Oktober 2019 | 09:10 WIB
Pentingnya Snack dalam MPASI, Ini Pilihan yang Dianjurkan Dokter Anak
ilustrasi makanan bayi [shutterstock]

Suara.com - Setelah menginjak usia 6 bulan, saat ASI sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan gizi bayi, makanan pendamping ASI (MPASI) sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan si kecil.

Pada periode pengenalan MPASI, dokter spesialis anak dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), menjelaskan bahwa Anda harus memerhatikan tekstur, rasa, frekuensi, dan porsi MPASI agar sesuai dengan tahapan usia anak. Hal ini karena rasa dan tekstur MPASI ternyata dapat membantu melatih kepekaan indra pengecap dan mendukung stimulasi indra lainnya.

Tidak hanya menu makanan utama, ditekankan pula bahwa menu makanan selingan atau snack juga penting agar si kecil dapat mengenal semakin banyak rasa. Selain itu, variasi zat gizi yang masuk ke tubuh juga akan semakin beragam.

“Pemberian MPASI idealnya terdiri dari tiga porsi makanan utama dan dua porsi makanan selingan atau snack. Pada menu makanan utama, bisa diutamakan daging dan sayuran, sementara untuk menu makanan selingan, buah bisa menjadi salah satu pilihan," jelas dr. Attila Dewanti, Sp.A (K), dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Pentingnya pemberian makanan selingan atau snack, lanjut dia, adalah untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi bayi terpenuhi dengan baik. Menu snack juga harus dipastikan agar kaya rasa dan menarik supaya tidak membosankan.

Nah, di era digital seperti saat ini, berbagai solusi instan dan praktis dibutuhkan untuk memudahkan para ibu membagi waktu antara membesarkan anak, bekerja dan mengatur rumah tangga.

Untuk memenuhi hal tersebut, sebagai brand makanan bayi, Milna mengadakan riset terhadap terhadap 400 responden yang terdiri dari ibu dengan anak usia 6-18 bulan. Hasilnya, anak Indonesia memang sudah dibiasakan mengonsumsi buah yang ditumbuk atau dihaluskan.

Hal inilah yang mendorong Milna, melalui rangkaian produk Milna Nature Delightnya terus berkomitmen untuk memudahkan ibu-ibu zaman now dalam memenuhi kebutuhan snack sehat Si Kecil.

Mengingat, saat ini, kata Christofer Samuel Lesmana Business Unit Head for Baby and Kids Food Nutrition, Kalbe Nutritionals ada istilah khusus yang dikenal dikalangan ibu-ibu milenial, yakni Gen Bapur atau Generasi Bawa Pure.

"Gen Bapur ini akan didukung oleh Milna menjadi sebuah kampanye berskala nasional dengan misi mendukung anak Indonesia untuk makan buah, kali ini melalui kampanye “Cara Mudah Makan Buah Zaman Now," jelas dia.

Harapannya, Milna Nature Delight bisa semakin mendukung ibu dalam memberikan asupan buah, karena Milna Nature Delight adalah pure buah yang terbuat dari 100 persen buah asli yang tidak mengandung pengawet ataupun gula tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil

Cara Tepat Memilih Air untuk Larutkan Susu dan MPASI si Kecil

Health | Selasa, 24 September 2019 | 07:30 WIB

Snack Legenda Ini Jadi Viral Usai Disebut Netizen Salah Kasih Nama

Snack Legenda Ini Jadi Viral Usai Disebut Netizen Salah Kasih Nama

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2019 | 07:10 WIB

Sering Keliru, 3 Tanda Ini Dianggap Petunjuk Bahwa Bayi Sudah Siap Makan

Sering Keliru, 3 Tanda Ini Dianggap Petunjuk Bahwa Bayi Sudah Siap Makan

Health | Selasa, 13 Agustus 2019 | 10:55 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB