Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek
Ilustrasi perkembangan otak anak. (Shutterstock)

Suara.com - Stunting adalah permasalahan gizi yang sering disebut 'anak pendek'. Faktanya, stunting tak sesederhana itu. Jika melihat pada penelitian luar negeri, stunting dipandang sebagai gejala kurang gizi kronis yang ditandai dengan tinggi badan di bawah rata-rata anak seusianya.

“Badan yang pendek di bawah rata-rata memang salah satu tanda menderita stunting. Tapi stunting bukan cuma sekadar badan pendek. Anak stunting yang tidak segera ditangani bisa berakhir stunted, alias growth failure (gagal tumbuh). Anak stunted itu jaringan otaknya yang enggak berkembang sempurna, jadi kemampuan kognitifnya rendah,” jelas Herawati, Founder Shop.141 di @america, Pacific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Perlu diketahui juga bahwa stunting dan stunded adalah dua hal yang berbeda. Stunting adalah proses dimana anak menuju stunted. Sedangkan stunted adalah yang anak yang berusia lebih dari lima tahun yang secara fisik dan kemampuan kognitif atau berpikirnya tidak lagi bisa berkembang.

Lebih lanjut Herawati mengatakan bahwa anak stunted juga lebih rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh yang rendah. Karenanya, anak stunted memiliki risiko penyakit kronis, seperti kanker, stroke, diabetes dan sebagainya, dan lebih rentan pada kematian muda.

Masalah tidak hanya berhenti pada persoalan kesehatan. Rendahnya kemampuan kognitif dan fisik anak kemudian berdampak pada persoalan ekonomi keluarga.

“Kondisi anak yang lemah membuat orang tua kehilangan banyak waktu untuk merawat dan mengasuh buah hatinya. Mereka akhirnya hanya bisa melakukan pekerjaan kasar, sehingga mereka akan terus berada dalam lingkaran kemiskinan,” jelas Nurlienda Hasanah, Nutritionis Bumi Gizi Madani sekaligus konselor laktasi dari Sentra Laktasi Indonesia.

Tingginya angka stunting di Indonesia sebenarnya bisa dikurangi, bahkan dicegah dengan asupan gizi yang cukup, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Terhitung sejak dalam kandungan hingga sudah lahir. Pada masa itu, pemberian ASI serta Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang mengandung karbohidrat, lemak tinggi, dan protein hewani dapat sangat membantu.

Indonesia sendiri juga bukannya kurang sumber daya pangan tersebut. Sayangnya, distribusi yang tidak merata menjadi salah satu faktor pendukung.

"Malnutrisi adalah permasalahan logistik, bagaimana kita bisa memproduksi dan mendistribusi makanan kepada para balita. Melalui pemberdayaan dan edukasi, kita bisa membantu keluarga agar lebih mandiri,” tutup Cleo Indaryono, Project Manager OTIFA - Outreach Therapeutic Infant Food Agency menimpali.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 05:32 WIB

Kampanyekan Cegah Stunting, Penajam Adakan Festival Seafood

Kampanyekan Cegah Stunting, Penajam Adakan Festival Seafood

Health | Sabtu, 28 September 2019 | 06:15 WIB

Sanitasi Rendah Sebabkan Stunting, Amartha Luncurkan Program Desa Sejahtera

Sanitasi Rendah Sebabkan Stunting, Amartha Luncurkan Program Desa Sejahtera

Press Release | Jum'at, 27 September 2019 | 18:11 WIB

Terkini

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×