Khusus Pecinta Keju, Ternyata Makanan Ini Bisa Picu 5 Risiko Kesehatan!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 12:25 WIB
Khusus Pecinta Keju, Ternyata Makanan Ini Bisa Picu 5 Risiko Kesehatan!
Ilustrasi keju (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mengonsumsi keju sebagai cemilan maupun hidangan pembuka, seperti kue, sup dan lainnya. Keju adalah sumber kalsium dan protein baik, tetapi juga mengandung lemak jenuh dan natrium tinggi.

Beberapa orang menghindari keju susu karena alergi susu atau intoleransi laktosa, karena mereka melakukan diet penurunan berat badan.

Sebenarnya, keju termasuk makanan yang memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Tetapi, keju juga bisa memberikan sejumlah risiko penyakit bagi beberapa orang.

Melansir dari Medical News Today, keju yang memberikan banyak manfaat kesehatan pada tubuh. Ternyata keju juga memiliki sejumlah risiko kesehatan.

1. Mengganggu hormon

Beberapa penelitian telah mengemukakan adanya kandungan estrogen dan hormon steroid lain dalam produk susu seperti keju. Kandungan ini bisa mengganggu endokrin dan berpotensi meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

2. Perut kembung dan diare

Seseorang dengan intoleransi laktosa karena kekurangan enzim yang dibutuhkan untuk memecah dan mencerna gula dalam produk susu. Mereka berisiko mengalami perut kembung dan diare ketika mengonsumsi produk susu seperti keju.

Ilustrasi keju cheddar. [Shuttestock]
Ilustrasi keju cheddar. [Shuttestock]

3. Alergi

Alergi terjadi karena reaksi imunologis yang tidak normal terhadap beberapa hal, seperti protein susu. Gejala alergi termasuk mimisan, mengi, diare dan muntah.

Pada kasus yang lebih parah, seseorang bisa terserang asma, eksim, perdarahan, pneumonia, dan anafilaksis. Bahkan, alergi juga bisa mengancam jiwa dalam kondisi yang lebih serius.

4. Sensitivitas terhadap kasein

Protein yang ditemukan dalam produk susu dapat memicu peradangan di seluruh tubuh. Gejalanya seperti hidung tersumbat, jerawat, radang kulit, ruam kulit, dan migrain.

5. Terlalu banyaK asupan kalsium

Asupan kalsium yang tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat. Bagi anak-anak, mengonsumsi banyak produk susu sambil konsumsi makanan rendah serat bisa memicu sembelit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nekat Hapus Tato Pakai Parutan Keju, Pria Ini Terkena Tetanus!

Nekat Hapus Tato Pakai Parutan Keju, Pria Ini Terkena Tetanus!

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 13:15 WIB

Maia Estianty Mengaku Alergi Panas Matahari, Bagaimana Gejala?

Maia Estianty Mengaku Alergi Panas Matahari, Bagaimana Gejala?

Health | Sabtu, 21 September 2019 | 16:30 WIB

Untuk Anak, Lebih Baik Mana Antara Susu Kedelai dan Susu Sapi?

Untuk Anak, Lebih Baik Mana Antara Susu Kedelai dan Susu Sapi?

Health | Jum'at, 20 September 2019 | 06:00 WIB

Viral, Trik Unik Bocah 9 Tahun Bawa Makanan ke Dalam Kelas

Viral, Trik Unik Bocah 9 Tahun Bawa Makanan ke Dalam Kelas

Lifestyle | Kamis, 19 September 2019 | 16:10 WIB

Terkini

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB