Tak Menyusui hingga Usia 35 Tahun Risiko Kanker Payudara Makin Besar

Ade Indra Kusuma

Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:45 WIB
Tak Menyusui hingga Usia 35 Tahun Risiko Kanker Payudara Makin Besar
Tak Menyusui hingga Usia 35 Tahun Risiko Kanker Payudara Makin Besar (Shutterstock)

Suara.com - Tak Menyusui hingga Usia 35 Tahun Risiko Kanker Payudara Makin Besar.

Menyusui memberikan banyak manfaat bagi bayi. ASI memiliki komposisi nutrisi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan bayi dan mengandung antibodi yang melindunginya dari beberapa infeksi dan masalah kesehatan.

Tidak hanya pada bayi, menyusui mempunyai manfaat untuk sang Ibu. Salah satunya adalah berkaitan dengan rendahnya risiko terkena kanker payudara.

Menyambut bulan kesadaran kanker payudara yang diperingati setiap Oktober, tentu menjadi sebuah momen untuk meningkatkan kesadaran masyakarakat pentingnya kesadaran dan deteksi dini kanker payudara.

Ahmad Utomo, PhD (KSLGen) memastikan jika perempuan tidak punya anak di usia 35 tahun, dan tidak menyusui, itu meningkatkan risiko kena kanker payudara. 

seminar kesehatan [Suara.com/Ade]
Media Workshop Patient Journey in Oncology Total Solution yang diselenggarakan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), di Bogor, Selasa (10/8/2019). [Suara.com/Ade]

"Penyebab kanker itu adalah mutasi genetik. Rusaknya darimana, ada faktor luar dan dari dalam, bicara kanker payudara, sebut saja radikal bebas itu terpapar di payudara, nah pada umur 30 tahun itu selnya sudah termutasi, ketika hamil, rangsangan sel menjadi banyak, yang diperbanyak tak hanya sel sehat tapi sel yang termutasi tadi," buka Ahmad Utomo PhD (KSLGen) dalam acara Media Workshop Patient Journey in Oncology Total Solution yang diselenggarakan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), di Bogor, Selasa (10/8/2019).

Kanker payudara yang lebih sering didiagnosis pada perempuan di bawah usia 50 tahun ini,  lebih mungkin menjadi agresif dan mengancam jiwa.

Untuk menurunkan risiko tersebut, para peneliti menyarankan kaum perempuan yang telah melahirkan anak untuk menyusuinya. Selain menyehatkan bayi, menyusui juga dapat melindungi ibu darI risiko kanker payudara agresif ini.

Menyusui merupakan cara murah, strategi yang relatif dapat diakses dan menghasilkan perlindungan alami dalam jangka panjang.

baca juga

"Nah, menyusui itu menjadi detoks alami untuk infolusi, Infolusi itu adalah pengecilan kembali, karena ada pembershian masal sel yang mati. Jika perempuan sejak menstruasi pertama sampai 35 tahun menunda hamil, akhirnya gen yang termutasi dalam payudara tetap hidup dan sel-sel itu menjadi berubah menjadi sel ganas yang menjadi kanker payudara," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Ini 4 Makanan yang Perlu Dihindari!

Bulan Kesadaran Kanker Payudara, Ini 4 Makanan yang Perlu Dihindari!

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 15:40 WIB

3 Kesehatan Menarik: Tumor Dikira Jerawat, Transplantasi Feses, Apa Itu?

3 Kesehatan Menarik: Tumor Dikira Jerawat, Transplantasi Feses, Apa Itu?

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 09:11 WIB

Idap kanker Payudara, Ayah Beyonce Ikut Kampanye Pentingnya Deteksi Dini

Idap kanker Payudara, Ayah Beyonce Ikut Kampanye Pentingnya Deteksi Dini

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Tok! Dua Terdakwa Penipuan Investasi Rp5 Miliar Divonis Penjara

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:55 WIB

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Borong Tanaman Hias di FLOII Expo 2026 Dapat Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:52 WIB

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

10 Finalis Seleksi Nasional Karang Taruna Berprestasi 2026 Bersaing Menuju 5 Besar, Ini Daftarnya

Bekaci | Senin, 21 September 2026 | 19:51 WIB

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Investasi Emas Makin Mudah, Pegadaian Gandeng blu Hadirkan bluInvest Emas Mulai Rp10 Ribu

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:50 WIB

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara, KPK Amankan Total 14 Orang

News | Senin, 21 September 2026 | 19:49 WIB

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

30 Tahun Berlalu, Penyintas Kudatuli Minta Komnas HAM Usut Dugaan Penyiksaan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

Gus Ipul Kembali Temui Warga Demo di Kemensos, 406 Keluarga Bakal Diproses Dapat Bansos

News | Senin, 21 September 2026 | 19:43 WIB

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

Ketika Negara Melegalkan Prasangka, Mengapa Pembubaran Ibadah Selalu Berulang?

News | Senin, 21 September 2026 | 19:38 WIB

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Pemerintah Mau Stop Impor Bensin, Menteri Bahlil: 2027 Dimulai dengan E10

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Duel Berdarah Pengamen di Lamongan, Satu Orang Tewas, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 19:37 WIB

×