Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 14 Oktober 2019 | 09:39 WIB
Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia
Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Kebanyakan orang berpikir skripsi atau penelitian sekedar kegiatan formalitas sebagai syarat untuk lulus mendapatkan gelar sarjana. Tapi tidak dengan Herawati, berawal dari skripsinya yang mengangkat permasalahan stunting. ia kemudian tergerak untuk melakukan perubahan.

Bekerjasama dengan petugas puskesmas sebagai narsumber penelitiannya saat itu, Herawati menemukan angka yang cukup miris di mana prevalensi stunting di Samarinda ibukota Kalimantan Timur lebih dari 25 persen. Di sisi lain, organisasi kesehatan dunia WHO menyebut saat angka stunting mencapai 20 persen maka itu akan jadi masalah serius.

"Itu benar-benar masalah, kalau kita nggak bergerak bakal lebih banyak lagi anak-anak yang mengalami masalah gagal tumbuh dan miliki otak yang nggak sempurna," ungkap Herawati kepada Suara.com di Pacific Place beberapa waktu lalu.

Jadilah Herawati membulatkan tekad untuk bergerak dan berusaha keras ikut mencari solusi agar stunting bisa diberantas dari kota tempat ia menimba ilmu.

CEO dan Pendiri Shop.141

Solusi Herawati tidak sekedar dari bidang sosial, tapi bagaimana mengajak semua elemen bergerak dengan mendirikan Shop.141. Sebuah Sosial Enterpreneur yang menggalakkan keluarga dengan anak stunting, supplier, hingga elemen masyarakat bisa berkontribusi.

Perjuangannya dimulai dua tahun lalu atau tepatnya 2017, potensi start up dan penguasaan teknologi oleh masyarakat Samarinda yang belum 'melek' jadi kunci Herawati. Ia percaya kekuatan teknologi dan wirausaha bisa menggerakkan berdampak sosial khususnya stunting.

Cara kerja Shop.141 ini adalah, keluarga stunting atau masyarakat yang punya usaha berjualan kue, snack kecil, hingga lauk pauk nasi box bisa mendaftarkan usahanya di website Shop.141. Lalu konsumen yang berminat bisa membeli atau memesan kue hingga snack melalui aplikasi, kemudian pesanan akan dikirim.

Penghasilan yang didapat Shop.141 ini tidak 100 persen untuk sosial, di mana ada pembagian 30 persen untuk sosial dan 70 persennya untuk operasional dan inovasi pelayanan Shop.141.

Sepak terjang dan jatuh bangun

Sebuah proses harus diawali dengan langkah kecil. Setelah melangkah, yang tersulit adalah terus berjalan dan tidak menyerah. Begitupun dengan yang dialami Hera, Shop.141 sempat berjalan di 2017 lalu sempat break up di 2018. Ia mengikuti berbagai kompetisi untuk mendapatkan dana dan promosi meski akhirnya gagal.

Sempat berkembang dengan satu kawannya di Samarinda, namun kawannya harus pindah ke kota lain sehingga Shop.141 vakum dan sedikit banyak membuat Hera down dan kecewa. Sampai di satu ketika, masih mengikuti kompetisi penulisan proposal dan mendapat antusias serta respon yang luar biasa positif, ia pun kembali meneguhkan hati dan tujuannya.

"Waktu saya down karena break tersebut, saya mengingat kembali kenapa sih mau mulai, akhirnya kumpulkan kekuatan kembali. Lalu tidak ada alasan yang tepat untuk menyerah, tidak alasan yang tepat untuk menelantarkan inovasi yang sudah di bangun, akhirnya mulai lagi cari tim dan di awal 2019," ungkapnya menggebu-gebu.

Lulusan Strata-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman ini pun kemudian mencari tim hingga bertemu adik tingkatnya Cindy dan Fajar. Cindy selaku manager dan Fajar pengurus IT. Bersama dua orang ini, Hera kemudian kembali merajut Shop.141 untuk bisa berjalan kembali sekaligus cita-citanya memberantas stunting di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Stunting di Sumatera Barat dengan Manjujai, Bagaimana Caranya?

Cegah Stunting di Sumatera Barat dengan Manjujai, Bagaimana Caranya?

Health | Minggu, 13 Oktober 2019 | 05:05 WIB

Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek

Stunting, Dampaknya Lebih Kompleks Daripada Sekadar Bertubuh Pendek

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 07:30 WIB

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 05:32 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB