Peneliti Jelaskan Bagaimana Cara Vitamin A Cegah Kanker Kulit

Vika Widiastuti
Peneliti Jelaskan Bagaimana Cara Vitamin A Cegah Kanker Kulit
Ilustrasi vitamin A. (Shutterstock)

Makanan kaya vitamin A seperti kentang, bayam, wortel, melon, dan mangga.

Suara.com - Selama ini vitamin A dikenal baik untuk kesehatan mata. Namun, ternyata vitamin ini juga bisa melawan kanker kulit.

Berdasarkan studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, vitamin A bisa bermanfaat untuk mengurangi risiko terkena kanker kulit sel skuamosa. Dalam studi, para peneliti telah menganalisis data 123.570 pria dan wanita.

"Kanker kulit termasuk karsinoma sel skuamosa sulit dicegah, tetapi penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan sehat yang kaya vitamin A mungkin merupakan cara untuk mengurangi risiko Anda, disamping memakai tabur surya dan mengurangi paparan sinar matahari," terang Ketua Peneliti dari Brown University, Eunyong Cho.

Makanan kaya vitamin A seperti kentang, bayam, wortel, melon, dan mangga. Eunyong Cho pun menyarankan agar masyarakat memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.

Dalam studi ini, para peneliti mengikuti perkembangan partisipan selama lebih dari 26 tahun dan memantau asupan vitamin A dan kesehatan kulit mereka. Selain itu, peneliti juga memperhitungkan faktor lain, seperti warna rambut, riwayat luka bakar, dan riwayat keluarga.

Ilustrasi wortel. (Shutterstock)
Ilustrasi wortel. (Shutterstock)

Hasil studi mengungkapkan, orang yang mengonsumsi vitamin A dalam jumlah tinggi memiliki risiko 17 persen lebih rendah terkena kanker kulit. Lalu sebenarnya bagaimana cara vitamin A mencegah kanker kulit.

Vitamin A berfungsi untuk mendukung sel yang tepat dan mempertahankan fungsi sel untuk membantu mencegah kerusakan sehingga menurunkan risiko kanker dan degenerasi makula terkait usia.

Sebenarnya tubuh menyerap dua jenis vitamin A, yaitu retinoid yang terdapat dalam makanan hewani dan karoten yang terdapat pada makanan nabati. Keduanya memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan. Sementara, karotenoid dari buah-buahan dan sayuran memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan.

Peneliti pun menyarankan agar orang fokus pada asupan astaxanthin, kelompok karotenoid yang dikenal sebagai antioksidan yang kuat. Selain itu, astaxanthin juga bermanfaat untuk melindungi kulit dari dalam ke luar dengan mengurangi sinar ultraviolet dan tekanan lingkungan lainnya yang masuk ke dalam tubuh.

Seperti diketahui, paparan tingkat tinggi sinar matahari bisa menyebabkan kematian sel dan memicu perkembangan kanker kulit.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS