Waspada, Kualitas Sperma Buruk Bisa Jadi Tanda Masalah Penyakit Ini!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 14:30 WIB
Waspada, Kualitas Sperma Buruk Bisa Jadi Tanda Masalah Penyakit Ini!
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Kualitas sperma pria merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kehamilan, baik secara alami maupun program kehamilan khusus.

Banyak faktor yang menyebabkan seorang pria memiliki masalah dengan kualitas sperma atau cacat sperma, salah satunya masalah kesehatan.

Melansir dari webmd, cacat sperma telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serta gangguan kulit dan kelenjar.

Para peneliti pun mengatakan bahwa cacat sperma tidak menyebabkan masalah kesehatan, kecuali infertilitas. Tetapi, kondisi ini mencerminkan kesehatan secara keseluruhan.

Hal itu karena cacat sperma dapat memengaruhi kualitas semen. Menurut American Society for Reproductive Medicine (ASRM), cacat sperma ini termasuk jumlah sperma yang sedikit, tidak bergerak baik dan berkualitas rendah.

"Ada banyak faktor kesehatan yang membuat pria mengalami gangguan dalam spermanya," kata dr Michael Eisenberg, asisten profesor urologi dan direktur reproduksi pria di Stanford School of Medicine di California.

Ilustrasi sperma (shutterstock)
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Jika begitu, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sperma dengan mengobati penyakit yang menjadi faktor penyebabnya. Contohnya, mengobati tekanan darah tinggi dapat meningkatkan kualitas sperma.

"Ada banyak masalah kesehatan yang berdampak pada sperma tapi kita tidak mengetahuinya. Dalam hal ini, pengobatan tekanan darah tinggi bisa menyebabkan masalah sperma," jelasnya.

Selain itu, rendahnya kualitas sperma pria juga dipengaruhi oleh genetika. Kemungkinan ada beberapa gen yang memiliki efek tumpang tindih dengan fungsi-fungsi lainnya.

Ilustrasi mitos dan fakta soal sperma laki-laki. (Shutterstock)
Ilustrasi sperma laki-laki. (Shutterstock)

Para peneliti pun telah membuktikan fakta ini dengan memeriksa kesehatan pria dengan cacat sperma dan tidak. Hasilnya menunjukkan bahwa 44 persen pria dengan cacat sperma juga memiliki masalah kesehatan lainnya.

Masalah kesehatan mereka, paling banyak antara lain tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu, masalah kesehatan seperti penyakit kulit dan masalah kelenjar juga termasuk faktor pemicunya.

"Studi ini menegaskan bahwa apa yang telah dideteksi para ahli endokrinologi reproduksi membuktikan adanya korelasi antara kondisi medis dengan produksi semen," jelas Tomer Singer, seorang ahli endokrin reproduksi di Lenox Hill Hospital di New York City.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalani Bayi Tabung, Natalie Imbruglia Punya Anak di Usia 44 Tahun

Jalani Bayi Tabung, Natalie Imbruglia Punya Anak di Usia 44 Tahun

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:45 WIB

Pentingnya Simpan Sel Telur dan Sperma Bagi Pengidap Kanker

Pentingnya Simpan Sel Telur dan Sperma Bagi Pengidap Kanker

Video | Rabu, 09 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Cegah Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut, Jangan Asal Sikat Gigi Ya!

Cegah Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut, Jangan Asal Sikat Gigi Ya!

Health | Rabu, 02 Oktober 2019 | 17:45 WIB

Ingin Tingkatkan Jumlah Sperma? Coba Konsumsi 10 Makanan ini Setiap Hari!

Ingin Tingkatkan Jumlah Sperma? Coba Konsumsi 10 Makanan ini Setiap Hari!

Health | Jum'at, 27 September 2019 | 09:58 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB