Belajar dari Istri Denny Cagur, Bisakah Kualitas Sperma Pengaruhi IVF?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 13:55 WIB
Belajar dari Istri Denny Cagur, Bisakah Kualitas Sperma Pengaruhi IVF?
Denny Cagur dan istrinya, Santi Widihastuti di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2019). [Ismail/Suara.com]

Suara.com - Beberapa hari lalu, istri Denny Cagur, Shanty memberi kabar sedih tentang program bayi tabungnya yang gagal. Memasuki kehamilan 7 minggu, embrio justru berhenti berkembang yang tidak sesuai harapan Denny Cagur dan istrinya.

Akibatnya, Shanty pun harus menjalani proses kuret karena program bayi tabungnya yang gagal. Tetapi, apakah kegagalan program bayi tabung (IVF) ini berkaitan dengan kualitas sperma?

Perlu dipahami, pemupukan in-vitro (IVF) dengan injeksi sperma intra-sitoplasma (ICSi) adalah proses di mana satu sperma disuntikkan ke dalam telur untuk membuahinya.

Melansir dari maleproduction.com, metode kehamilan ini telah menurunkan persyaratan jumlah sperma yang diperlukan untuk hamil. Mengingat, jumlah sperma termasuk dalam masalah kehamilan sejumlah orang.

Sayangnya, tingkat kehamilan dengan program IVF ini hanya 32 persen. Artinya, sebagian besar pasangan harus melalui beberapa siklus perawatan mahal untuk dapat memiliki anak. Hal itu karena ada beberapa faktor yang menyebabkan gagalnya IVF, antara lain:

IVF. [Shutterstock]
IVF. [Shutterstock]

1. Usia wanita sudah tua atau lanjut

2. Kualitas telur yang buruk

3. Masalah implantasi embrio

4. Kelainan genetik pada embrio

baca juga

5. Masalah kualitas embrio

Sejumlah dokter kandungan pun mengatakan salah satu faktor utama gagalnya program IVF karena orang kurang memerhatikan infertilitas pria, termasuk kualitas sperma.

Pasalnya, banyak orang mengira bahwa selama ada sperma yang bergerak saat ejakulasi, maka itu cukup baik untuk program kehamilan IVF.

Bank Sperma tawarkan program donor sperma mirip selebriti. [Shutterstock]
Kualitas sperma. [Shutterstock]

Padahal kualitas sperma termasuk yang sangat penting dalam melakukan program hamil bayi tabung atau IVF. Jika pria mengalami kerusakan sperma hingga 30 persen lebih, ada kemungkinan wanita mengalami keguguran atau program hamil IVF gagal.

Sperma dengan tingkat kerusakan DNA yang tinggi tidak berfungsi sebaik sperma dengan tingkat kerusakan normal dan rendah. Mereka sering dapat menjadi penyebab dari beberapa kasus, seperti:

1. Kegagalan pemupukan

2. Perkembangan embrio yang buruk

3. Gagal hamil

4. Keguguran atau kemungkinan peningkatan itu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Risiko Komplikasi Kuret seperti yang Baru Dilakukan Istri Denny Cagur?

Apa Risiko Komplikasi Kuret seperti yang Baru Dilakukan Istri Denny Cagur?

Health | Kamis, 17 Oktober 2019 | 19:15 WIB

Istri Denny Cagur Lakukan Kuret Setelah IVF Gagal, Hindari 4 Aktivitas ini!

Istri Denny Cagur Lakukan Kuret Setelah IVF Gagal, Hindari 4 Aktivitas ini!

Health | Kamis, 17 Oktober 2019 | 17:40 WIB

Program Bayi Tabung Gagal, Istri Denny Cagur Nangis Selama 2 Hari

Program Bayi Tabung Gagal, Istri Denny Cagur Nangis Selama 2 Hari

Entertainment | Selasa, 15 Oktober 2019 | 14:32 WIB

Dijalankan Sesuai Etika, Prosedur Bayi Tabung Legal di Indonesia

Dijalankan Sesuai Etika, Prosedur Bayi Tabung Legal di Indonesia

Health | Rabu, 09 Oktober 2019 | 16:39 WIB

Terkini

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

Pelaku Karhutla Masuk Kategori 'Terorisme Ekologi', Menkum Siap Rombak Aturan dan Perberat Sanksi!

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Calon Gubernur Ini Nggak Bisa Bohong Lagi! Trailer dan Poster Bapak Paling Jujur Resmi Dirilis

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:24 WIB

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Gegara Dolar AS Anjlok, Pasar Kripto Indonesia Langsung Melesat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:22 WIB

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:18 WIB

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

4 Moisturizer Lokal yang Aman untuk Kulit Remaja Puber Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 18:15 WIB

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

Saksi Ungkap Fee Percepatan Haji Mengalir ke 3 Orang, Tak Ada Nama Yaqut

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Optimis! Fabio Quartararo Yakin Honda Bisa Bangkit di Era MotoGP 2027

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:10 WIB

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

BGN Rancang Marketplace Khusus MBG, Diklaim Anti Kickback dan Hanky Panky

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:08 WIB

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

KWJK Temui Mensos Gus Ipul, Kritik Skema Desil bagi Warga Kolong Jembatan dan Rusun

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:04 WIB

×