Belum Diberi Momongan, Bisa Jadi Tanda Hormon Anda Tidak Seimbang

Selasa, 22 Oktober 2019 | 21:50 WIB
Belum Diberi Momongan, Bisa Jadi Tanda Hormon Anda Tidak Seimbang
Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak semua orang akan langsung dikaruniai buah hati setelah mereka menikah. Bahkan, beberapa pasangan harus menunggu beberapa tahun untuk mendapatkannya.

Salah satu hal yang dapat memengaruhi peluang kehamilan adalah hormon.

Menurut pakar, ada banyak hormon berbeda di tubuh kita, namun hanya beberapa yang berperan untuk kehamilan. Ini disebut dengan hormon kunci.

Melansir Parents, hormon kunci merupakan hormon kesuburan utama yang berperan dalam kehamilan, seperti:

- FHS, atau hormon perangsang folikel yang bertanggung jawab menjaga keteraturan siklus bulanan dan menghasilkan telur yang sehat. Ini adalah hormon terpenting untuk kesuburan.

Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)
Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)

- LH atau hormon luteinisasi. Ini adalah hormon hormon yang memberi tahu tubuh Anda untuk melepaskan sel telur yang siap dibuahi.

- AMH atau hormon anti-Mullerian. Hormon ini bertanggung jawab untuk menjaga telur yang belum matang. Tes hormon ini dapat disebut dengan tes menghitung jumlah telur yang tersisa.

- Prolaktin, selain bertugas dalam produksi ASI, hormon ini juga bertugas memastikan siklus bulanan tetap teratur. Ini sangat penting ketika Anda mencoba untuk hamil.

- T3 dan T4, hormon tiroid ini memiliki pengaruh besar pada kemampuan hamil Anda.

Baca Juga: Dikenal sebagai Hormon Cinta, Apa Kelebihan dan Kekurangan Oksitosin?

"Kelenjar tiroid, organ reproduksi wanita, dan kelenjar adrenal saling terhubung secara rumit. Jika ada masalah dengan tiroid atau adrenal, kehamilan bisa menjadi tantangan," kata Dr. Elena Villanueva kepada Modern Holistic Health.

Ilustrasi tes kehamilan (Shutterstock)

Banyak wanita menjadi hamil ketika tiroid mereka 'diperbaiki' ke kisaran hormon yang sehat.

Untuk mengetahui apakah Anda mengalami ketidakseimbangan hormon, terutama bagi Anda yang belum diberi keturunan, perlu melakukan tes hormon.

Secara umum, Dr. Emily Jungheim, ahli endokrinologi reproduksi  dan pakar kesuburan di Women & Infants Center di St. Louis, Missouri, menyarankan jika Anda belum hamil setelah 6-12 bulan mencoba, siklus Anda benar-benar tidak teratur dan tidak dapat diprediksi, atau jika Anda memiliki gejala PCOS atau kondisi tiroid, sebaiknya diperiksa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI