6 Cara Ibu Biasakan Anak Makan Makanan Sehat

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:00 WIB
6 Cara Ibu Biasakan Anak Makan Makanan Sehat
6 Cara Ibu Biasakan Anak Makan Makanan Sehat (Shutterstock)

Suara.com - 6 Cara Ibu Biasakan Anak Makan Makanan Sehat

Makanan yang sehat tidak hanya memengaruhi kesehatan dan pertumbuhan fisik anak. Lebih dari itu, kesehatan emosional, kecerdasan otak, dan kemampuan berpikir sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi dari yang dikonsumsi anak.

Untuk itu, Corporete Nutritionist Nestle Indonesia, Eka Herdiana mengatakan, penting membiasakan anak makan makanan sehat sejak dini. Ia membeberkan ada 6 cara yang bisa dilalukan ibu untuk membiasakan anak makan sehat.

Ditemui Suara.com dalam diskusi perayaan Internasional Chef Day, Rabu (23/10/2019), berikut 6 hal yang bisa dilakukan untuk membiasakan si kecil makan sehat.

Ilustrasi anak-anak dengan makanan sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi anak-anak dengan makanan sehat. (Shutterstock)

1. Beri asupan gizi sesuai usia

Kebutuhan gizi anak tentu berbeda dengan orang dewasa, bahkan di setiap tahap kehidupan memiliki kebutuhan yang spesifik. Oleh karena itu, asupan gizi seimbang pada 1000 hari pertama kehidupan anak begitu krusial. Konsumsi makanan seimbang dengan buah, sayur, dan protein yang bervariasi.

2. Konsumsi beragam jenis makanan 

Penting bagi anak mengonsumsi beragam jenis pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang sesuai kebutuhan gizi makro dan mikro. Makanan bergizi seimbang mengandung komponen seperti karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral. Karbohidrat menyediakan tenaga yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan kegiatan sehari-hari. 

Protein sepert ikan, ayam, telur, tahu, dan tempe membantu pembentukan sel dan otot yang diperlukan dalam pertumbuhan. Sementara vitamin dan mineral dari sayuran dan buah-buahan memelihara fungsi organ dan menyediakan antioksidan yang baik bagi tubuh.

3. Mengatur porsi makan yang tepat sesuai usia anak

Dengan membantu anak mengatur porsi makan yang tepat, orangtua dapat memastikan anak konsumsi jenis makanan yang beragam, memenuhi kebutuhan gizi seimbang, dan mengonsumsi asupan energi yang cukup namun tetap padat zat gizi penting. Dengan mengatur porsi makan, anak dapat membiasakan pola sehat dan seimbang.

4. Konsumsi air putih

Betdasarkan pedoman gizi seimbang 2014 Kementerian Kesehatan RI, air merupakan sumber cairan yang paling baik dan berfungsi untuk membantu pencernaan, membuang racun, sebagai penyusun sel, dan darah, mengatur keseimbangan asam basa tubuh dan mengatur suhu tubuh. Orang tua sebagai role model pola hidup sehat dapat mendorong anak untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh melalui konsumsi air putih dan juga makanan seperti sayur, buah, dan sup.

5. Ajak bermain

Ajak anak bermain agar lebih banyak bergerak. Orangtua memiliki tanggung jawab memberikan contoh dan mengajak anak menjalani pola aktif, guna meningkatkan kesehatan anak dan menurunkan risiko obesitas. Selain itu, hidup aktif membantu mengembangkan keterampilan pada anak seperti kemampuan motorik, mengambil keputusan, fokus, dan kerja sama. Kebiasan aktif bergerak yang dimiliki anak sejak dini cenderung menjalani hingga dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Vasektomi, Keluarga Ini Terus Punya Bayi hingga 22 Kali

Sudah Vasektomi, Keluarga Ini Terus Punya Bayi hingga 22 Kali

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:45 WIB

Mengonsumsi Makanan Sehat Bisa Mengatasi Depresi, Benarkah?

Mengonsumsi Makanan Sehat Bisa Mengatasi Depresi, Benarkah?

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 12:35 WIB

Pernah Idap Hepatitis A, Chef Martin Praja Belajar Olah Makanan Sehat

Pernah Idap Hepatitis A, Chef Martin Praja Belajar Olah Makanan Sehat

Lifestyle | Selasa, 15 Oktober 2019 | 09:02 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB