Jangan Salah Bedakan, 5 Penyakit Kulit Ini Tampak Seperti Jerawat

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Salah Bedakan, 5 Penyakit Kulit Ini Tampak Seperti Jerawat
Ilustrasi masalah kulit seperti jerawat (shutterstock)

Ada 5 jenis masalah kulit yang terlihat seperti jerawat. Jangan sampai salah penanganannya.

Suara.com - Jerawat bukan satu-satunya permasalahan kulit. Ada banyak masalah kulit wajah dan tubuh yang memang tampak seperti jerawat.

Tetapi, orang selalu mengira bahwa itu jerawat lalu mengabaikannya atau malah mengatasi dengan perawatan kecantikan. Padahal masalah kulit yang terlihat seperti jerawat ini membutuhkan penanganan yang berbeda.

Melansir dari The Healthy, berikut ini kondisi masalah kulit yang terlihat seperti jerawat.

1. Rosacea

Rosacea adalah gangguan peradangan kronis yang sering disalahartikan sebagai jerawat. Hal itu karena efeknya yang menimbulkan kemerahan di pipi serta benjolan kecil seperti jerawat.

Menurut Dhaval G. Bhanusali, MD, biasanya rosacea dipicu oleh respons terkait histamin dan makanan pedas, kafein dan alkohol. Cara mengatasinya bisa dengan mengubah gaya hidup dan pola makan.

Ilustrasi masalah kulit seperti jerawat (shutterstock)
Ilustrasi masalah kulit seperti jerawat (shutterstock)

2. Folikulitis

Folikulitis adalah masalah kulit yang biasa terjadi di musim panas. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada folikel rambut, ditandi dengan benjolan kecil seperti jerawat berwarna merah dan mungkin berisi nanah.

Terkadang penderitanya juga mengalami rasa gatal yang membuat tidak nyaman hingga kulit terluka. Biasanya masalah kulit ini muncul di paha, bokong, leher dan ketiak.

3. Dermatitis perioral

Dermatitis perioral adalah ruam wajah seperti jerawat bruntusan yang bersifat bakteri. Biasanya masalah kulit ini muncul di sekitar mulut. Penyebabnya adalah penggunaan steroid topikal, tetapi juga dapat disebabkan oleh fluoridasi dalam pasta gigi.

Cara pengobatan yang disarankan adalah menghentikan semua steroid topikal baik resep maupun OTC, krim wajah berat, dan pasta gigi berfluorinasi.

Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)

4. Rambut yang tumbuh ke dalam

Rambut yang tumbuh ke dalam dapat menyebabkan benjolan kecil seperti jerawat bernanah di wajah atau anggota tubuh manapun. Biasanya benjolan ini akan hilang dengan sendirinya, tetapi juga bisa menyebabkan infeksi kulit.

Pada wanita, benjolan biasa muncul di ketika. Sedangan pria, lebih sering muncul di dagu, pipi dan area jenggot. Tahanlah untuk tidak menyentuh atau berusaha memencetnya karena itu bukan jerawat.

5. Karsinoma sel basal

Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang tumbuh lambat dan berasal dari lapisan dasar epidermis. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh paparan sinar UV berlebihan, termasuk sinar matahari dan lampu.

Sel-sel basal terlihat seperti benjolan mengkilap berwarna merah muda yang sering disalahartikan sebagai jerawat persisten. Jika itu tidak sembuh, Anda harus mengunjungi dokter.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS