Didiagnosis Kanker Payudara, Apakah Payudara Harus Diangkat?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 28 Oktober 2019 | 14:35 WIB
Didiagnosis Kanker Payudara, Apakah Payudara Harus Diangkat?
ilustrasi pasien kanker payudara yang menjalani mastektomi. (Shutterstock)

Suara.com - Didiagnosis Kanker Payudara, Apakah Payudara Harus Diangkat?

Salah satu kengerian perempuan setelah didiagnosis kanker payudara adalah kehilangan organ tubuh tersebut. Hal ini menakutkan bagi perempuan, karena adanya persepsi tubuh 'tidak sempurna' setelah payudara diangkat.

Meski begitu, perempuan jangan buru-buru kalut. Pakar mengatakan tidak semua pasien kanker payudara harus diangkat payudaranya. Apalagi jika tahap kanker payudara masih masuk kategori stadium awal I dan II, kanker masih bisa dihilangkan tanpa harus mengangkat payudara.

"Banyak juga stadium II dipertahankan payudaranya. Sehingga jangan takut bahwa kanker payudara akan kehilangan payudara itu tidak. Padahal stadium dini kami masih bisa untuk mempertahankan payudara dengan baik," ujar Dr. dr. Denni Joko Purwanto SpB(K)Onk, MM selaku pakar Bedah Onkologi dalam acara Breast Cancer Awareness di RS Kanker Dharmais di Jakarta Barat, Senin (28/10/2019).

Dr. Denni menjelaskan pengobatan kanker payudara bukan hanya masektomi, ada juga breast cancer surgery recovery dan biopsi dimana pada stadium awal kanker belum menyebar, sehingga payudara tidak perlu diangkat. Di sinilah pentingnya deteksi dini, karena akan semakin meningkatkan harapan hidup hingga 90 persen bisa sembuh.

Dr. dr. Denni Joko Purwanto SpB(K)Onk, MM, pakar Bedah Onkologi dari RS Kanker Dharmais. (Suara.com/Dini Afrianti)
Dr. dr. Denni Joko Purwanto SpB(K)Onk, MM, pakar Bedah Onkologi dari RS Kanker Dharmais. (Suara.com/Dini Afrianti)

"Memang pengobatan kanker payudara tidak hanya masektomi. Bahkan fungsinya pun estetika (penampilan), maupun menyusui kami perbaiki sebaik mungkin," jelas dr. Denni.

"Yang namanya kanker adalah penyakit kronis, tentu yang dikatakan sembuh itu adalah terkendali. Tapi memang kesembuhan kanker payudara ini kalau stadium I stasium II, hampir 90 persen sembuh," sambungnya.

Sekedar informasi, masektomi biasanya dilakukan untuk kanker payudara stadium III. Sedangkan pada stadium I dan II bisa dilakukan breast cancer surgery recovery, kanker diangkat, setelahnya bila perlu dilakukan rekonstruksi payudara.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewarnai Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Faktanya!

Mewarnai Rambut Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Ini Faktanya!

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:35 WIB

Derita Kanker Payudara Padahal Sedang Hamil, Kisah Wanita Ini Inspiratif

Derita Kanker Payudara Padahal Sedang Hamil, Kisah Wanita Ini Inspiratif

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Demi Permintaan Terakhir, Pria Ini Gelar Pernikahan di Pemakaman Calonnya

Demi Permintaan Terakhir, Pria Ini Gelar Pernikahan di Pemakaman Calonnya

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 12:10 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×