dr Oka Tegaskan Pentingnya Pendidikan Seksualitas dan Kespro Sejak Dini

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 29 Oktober 2019 | 09:30 WIB
dr Oka Tegaskan Pentingnya Pendidikan Seksualitas dan Kespro Sejak Dini
Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Suara.com - Sekarang ini sudah banyak kasus seputar seksualitas yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Hal ini seharusnya sudah menjadi perhatian semua orang, khususnya orangtua.

Artinya, sudah waktunya orangtua sadar akan pentingnya pendidikan seksualitas dan kesehatan reproduksi pada anak sejak dini. Kesehatan reproduksi ini pun meliputi kesehatan fisik, mental dan sosial.

Apalagi sudah ada sejumlah kasus anak-anak di bawah umur telah berhubungan seksual di luar nikah hingga hamil. Jika sudah begitu, apakah ini salah anak-anak atau orangtua?

Menurut dr. Made Oka Negara, dokter di bidang kesehatan seksual dan reproduksi mengatakan bahwa tak bisa untuk menyalahkan salah satu pihak ketika menghadapi hal tersebut. Tetapi, ia mengungkapkan bahwa masih banyak remaja di Indonesia yang belum paham tentang alat kontrasepsi dan risiko hubungan seksual di luar nikah.

Padahal kasus ini seharusnya bisa dicegah dengan cara memberikan edukasi tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi sejak dini.

"Pendidikan seksualitas itu harus diberikan sedini mungkin ketika mereka sudah bisa berbicara dengan orang tuanya. Orang tua harus menjadi orang pertama yang berbicara tentang seksualitas dengan anaknya," kata dr. Oka di Grand Santhi Hotel, Senin (28/10/2019).

 dr. Made Oka Negara dalam Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)
dr. Made Oka Negara dalam Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Dokter Oka pun memberi contoh sejumlah kasus anak balita, SD hingga SMA terkait seksualitas. Seperti, anak balita yang belum paham ketika ada orang asing menyentuh organ intim, anak SD yang sudah melihat tayangan hubungan seksual dengan temannya hingga anak SMP dan SMA yang mengalami kehamilan tak diinginkan.

"Anak-anak tidak punya contoh, jadinya mereka tetap melakukan hubungan seksual di luar nikah. Padahal seharusnya mereka sudah menggunakan kondom karena sudah aktif secara seksual. Tapi, karena mereka tidak tahu akan ada kehamilan. Jadi mereka tidak pernah pakai," papar dr. Eka.

Semua kasus itu berkaitan dengan minimnya pengetahuan mereka tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi sejak dini. Padahal mereka harus mengetahuinya sejak dini dan perlu memahami penggunaan alat kontrasepsi ketika beranjak remaja dan aktif secara seksual.

baca juga
Ilustrasi pendidikan seks. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi pendidikan seks. (Sumber: Shutterstock)

"Hubungan seksual bagi mereka itu tidak masalah. Kalau sakit ya bisa diobati. Padahal itu sudah risiko dalam hubungan seksual di luar nikah," sambungnya.

Adapun cara mengajarkan anak seputar seksualitas dan kesehatan reproduksi sejak dini.

1. Mengajarkan anak toilet training usia 2-3 tahun
2. Mengenalkan organ reproduksi untuk dibersihkan dengan rajin
3. Memberi tahu tanda-tanda agresi dan pelecehan seksual dari orang dewasa, seperti memberi tahu siapa yang boleh membuka celananya dan siapa yang tidak boleh.

Dengan begitu, anak bisa melindungi dirinya ketika ada orang asing ingin melakukan pelecehan seksual. Jangan sampai memori anak justru kosong tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi.

Begitu pula dengan anak remaja yang sudah aktif secara seksual. Mereka sudah seharusnya diberi warning perihal risiko hubungan seksual pra nikah dan fungsi kontrasepsi.

Hal tersebut guna mencegah terjadinya kehamilan tak diinginkan dan risiko penyakit akibat hubungan seksual pra nikah, seperti IMS, HIV/AIDS dan lainnya.

"Padahal kalau di Amerika, ada yang hamil justru dijadikan pelajaran untuk murid lainnya. Seperti kencingnya yang bau, pusing, mual dan muntah. Jadi ada contoh dan lihat langsung, akhirnya mereka tidak mau seperti itu," jelas dr. Oka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

Sampai Disorot DPR! Sahroni Desak Pria Cabuli Anjing di Penjaringan Diseret ke Meja Hijau

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 09:33 WIB

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

Aksinya Terekam Video! Pria di Penjaringan Ditangkap usai Cabuli Anjing di Toko Hewan

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 07:41 WIB

After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi

After the Hunt: Dialog Filosofis tentang Moralitas dan Dinamika Generasi

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:00 WIB

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

Tamat di Bunker Depok! Buronan Predator Seksual AS Dideportasi, Dijemput Langsung US Marshal

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:45 WIB

Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram

Cuma Diskors, Sanksi 15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Bikin Netizen Geram

Entertainment | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:46 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:03 WIB

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

Kepala Ditindih TV Rusak! Siswi SD Makassar Tewas di Toilet Rumah Kosong Usai Diperkosa Tetangga

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:43 WIB

7 Dosen Terseret Kasus Pelecehan di UPN Veteran Yogyakarta, 13 Mahasiswa Jadi Korban

7 Dosen Terseret Kasus Pelecehan di UPN Veteran Yogyakarta, 13 Mahasiswa Jadi Korban

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×