Klub Kebugaran Ini Donasi 90 Juta Peringati Kanker Payudara

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 31 Oktober 2019 | 13:00 WIB
Klub Kebugaran Ini Donasi 90 Juta Peringati Kanker Payudara
Memeringati Bulan Kanker Payudara selama Oktober, Celebrity Fitness dan Fitness First berhasil mengumpulkan donasi Rp 90 juta yang didonasikan ke Yayasan Daya Dara dengan tagline Love Pink. (DokFitness First)

Suara.com -  Klub Kebugaran Ini Donasi 90 Juta Peringati Kanker Payudara

Memeringati Bulan Kanker Payudara selama Oktober, Celebrity Fitness dan Fitness First berhasil mengumpulkan donasi Rp 90 juta yang didonasikan ke Yayasan Daya Dara dengan tagline Love Pink.

Head of Marketing dari Celebrity Fitness dan Fitness First Indonesia, Feni Soemitra, mengatakan donasi tersebut dikumpulkan dari beberapa acara yang diselenggarakan dua pusat kebugaran tersebut. Tiga kegiatan itu adalah Yoga in the Park, Fit and Fun Sunday Morning, Dance Camp dengan mendatangkan koreografer dunia, serta Go Pink Month.

“Anggota dari klub kebugaran kami dengan sukarela memberikan donasinya dan terkumul dana sebesar Rp 90 juta ini,” ujar Feni, Rabu (30/10/2019).

Feni menambahkan, pihaknya sanngat concern memberikan bantuan pada LovePink mengingat begitu banyaknya kanker payudara yang dididap perempuan Indonesia.

Memeringati Bulan Kanker Payudara selama Oktober, Celebrity Fitness dan Fitness First berhasil mengumpulkan donasi Rp 90 juta yang didonasikan ke Yayasan Daya Dara dengan tagline Love Pink. (DokFitness First)
Memeringati Bulan Kanker Payudara selama Oktober, Celebrity Fitness dan Fitness First berhasil mengumpulkan donasi Rp 90 juta yang didonasikan ke Yayasan Daya Dara dengan tagline Love Pink. (DokFitness First)

Berdasarkan riset dari Data Global Cancer Observatory World Health Organization (WHO), kanker payudara adalah tipe kanker yang paling umum di populasi wanita di Indonesia, dimana 1 dari 8 wanita menderita penyakit tersebut.

“Lebih dari 100,000 member telah mengalami transformasi dalam kemampuan fitnes dan kualitas hidupnya. Dalam kesempatan ini, kami ingin berbagi pengalaman sensasional yang sama kepada khalayak lebih luas melalui group dance yang memiliki efek positif baik dari sisi workout dan meningkatkan motivasi. Pesan kami sangat sederhana: cegah kanker payudara dengan tubuh bugar dan semangat yang tinggi.” ucap Feni Soemitra selaku Head of Marketing
dari Celebrity Fitness dan Fitness First Indonesia.

Dengan menampilkan kelas dance Signature dari Celebrity Fitness, Flavor, dan Fitness First Love to Dance, acara GoPink Month mengajak para pengunjung untuk bergabung di olahraga dance. Dimana kelas Flavor menggabungkan berbagai gaya dance ala Latin, Love to Dance memberikan pengalaman dance yang memecah lagu menjadi beberapa bagian sehingga lebih mudah untuk dipelajari.

 Kelas dance Signature dari Celebrity Fitness, Flavor, dan Fitness First Love to Dance, acara GoPink Month mengajak para pengunjung untuk bergabung di olahraga dance. (Dok Fitness First)
Kelas dance Signature dari Celebrity Fitness, Flavor, dan Fitness First Love to Dance, acara GoPink Month mengajak para pengunjung untuk bergabung di olahraga dance. (Dok Fitness First)

“Olahraga Dance mempunyai efek yang positif sebanding dengan metode pencegahan yang efektif. Dance dapat membangun sistem pertahanan tubuh kita, mulai dari penguatan jantung dan paru-paru, hingga peningkatan otot inti, kelincahan, daya tahan, koordinasi, fleksibilitas dan keseimbangan, hingga mengasah fokus mental. Dance juga membantu kita membakar kalori, sekaligus membuat kita lebih sosial, termotivasi dan percaya diri untuk melangkah lebih jauh ke masa depan dalam hidup kita.” tambah Feni dalam siaran pers yang dikirimkan pada Suara.com.

Selain meningkatkan antusiasme publik terhadap fitnes, acara Go Pink Month juga meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dengan mengadakan talk show untuk menjelaskan pentingnya deteksi dini dan inspeksi payudara yang rutin. Acara tersebut juga memberikan rekomendasi berbagai cara untuk memulai gaya hidup yang aktif, membangun pola makan yang sehat, dan selalu tampil sensasional.

Sementara itu, Dokter Spesialis Giizi dan Uji Klinis Petsy Djatikusumo, mengingatkan agar perempuan memeriksakan payudar sebulan sekli dengan konsep SADARI yani Periksa Payudara Sendiri.

Paling bagus adalah tiga hari hingga hari ketujuh setelah menstruasi. Alasannya pada saat hari ke tiga dan ke tujuh payudara dalam keadaan rileks. Biasanya kalau sedang menstruasi payudara kencang. Selain itu hormon rendah ada di hari ke empat dan ke tujuh. Dr Petsy mendambahkan, jika kanker serviks sudah ditemukan virusnya, maka kanker payudara belum ada obatnya.

“Karena itu, periksa sedini mungkin adalah jalan yang paling baik bagi perempuan agar dengan mudah diketahui terdeteksi kanker payudara lalu atur pola makan sehat, menjaga stress dan olahraga menjadi yang paling tepat untuk mencegah terjadinya kanker payudara," jelasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Demi Pasien Kanker, Kemenkes Diminta Ubah Permenkes Soal Obat Trastuzumab

Health | Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:32 WIB

Kenali Knockers, Bantu Atasi Penyintas Kanker Payudara Lebih Percaya Diri

Kenali Knockers, Bantu Atasi Penyintas Kanker Payudara Lebih Percaya Diri

Video | Rabu, 30 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Lelaki Ini Gelar Resepsi Pernikahan di Acara Pemakaman Mempelai Perempuan

Lelaki Ini Gelar Resepsi Pernikahan di Acara Pemakaman Mempelai Perempuan

News | Selasa, 29 Oktober 2019 | 17:53 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB