Meski Sehat, Ternyata Orang Indonesia Tidak Cocok Menggunakan Minyak Zaitun

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 31 Oktober 2019 | 19:30 WIB
Meski Sehat, Ternyata Orang Indonesia Tidak Cocok Menggunakan Minyak Zaitun
Ilustrasi minyak zaitun (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Minyak zaitun selama ini digadang-gadang sebagai minyak sehat karena rendah lemak namun kaya nutrisi. Tapi ternyata, orang Indonesia tidak cocok menggunakan minyak zaitun dalam masakannya. Lho, kenapa?

Hal ini diungkap Prof. Dr. Made Astawan, pakar gizi dari Intitut Pertanian Bogor (IPB) yang menyebut kandungan asam lemak tidak jenuh pada minyak ini mengandung racun saat digunaan berkali-kali.

"Kalau pakai minyak yang tidak banyak asam lemak tidak jenuhnya malah cepat sekali jadi tengik dan toksiknya, jadi itulah kenapa budaya kita tidak cocok menggunakan minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak olive," ujar Prof. Made di Hotel Ashley, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).

Prof. Made menyebut karakter orang Indonesia sering menggunakan minyak berkali-kali untuk menggoreng, sehingga mereka memang lebih cocok memakai jenis minyak kelapa sawit yang memiliki kandungan asam lemak jenuh lebih banyak. Jenis minyak ini aman digunakan berkali-kali dengan maksimal 4 kali penggunaan.

"Walaupun dalam praktiknya jarang sekali pedagang kaki lima itu mengganti minyaknya, yang ada malah menambah, jadi tidak diganti. (Tapi) disarankan harus diganti minyaknya, 4 kalilah minimal," tuturnya.

Prof. Made juga mengingatkan, jika tetap ingin menggunakan minyak zaitun berkali-kali, maka yang terjadi adalah lepasnya radikal bebas. Dan itu berbahaya buat kesehatan.

Prof. Made Astawan, ahli gizi IPB. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Prof. Made Astawan, ahli gizi IPB. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"(Minyak) dipakai menggoreng berkali-kali itu bisa memicu radikal bebas, karena kadar rangkapnya banyak. Rangkapnya banyak dan oksidasi. Kalau asam lemak jenuh pada minyak kelapa sawit biasa itu lebih kuat terhadap serangan oksidasi, karena dia rantai tidak jenuhnya lebih sedikit," paparnya.

Tak hanya itu, gaya hidup orang Indonesia yang lebih menyukai makananan olahan gorengan dengan minyak banyak juga menjadi sebab disarankan tidak memakai minyak zaitun dan minyak kacang-kacangan. Sedangkan cara masak orang luar negeri, cenderung menggunakan minyak yang lebih sedikit, misal menumis.

baca juga

"Kalau di luar negeri, jarang menggoreng. Mereka lebih suka mengganti menggoreng dengan memanggang, atau menggunakan steam, diuap, dikukus, disangrai. Jarang ya, sedikit sekali mereka menggunakan penggorengan, misalnya telur lebih senang gunakan telur rebus dibanding di goreng. Kalau kita senangnya kan telur dadar," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Chef Arnold dan Kaesang Ditantang Memasak Bergaya Bar-bar ala Mas Anto

Saat Chef Arnold dan Kaesang Ditantang Memasak Bergaya Bar-bar ala Mas Anto

News | Senin, 28 Oktober 2019 | 15:09 WIB

Andalan Cynthia Ganesha dalam Urusan Memasak

Andalan Cynthia Ganesha dalam Urusan Memasak

Lifestyle | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:16 WIB

Kenali Yuk Kelebihan Memasak Menggunakan Kompor Listrik

Kenali Yuk Kelebihan Memasak Menggunakan Kompor Listrik

Health | Selasa, 22 Oktober 2019 | 11:04 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×