Tiba-Tiba Menstruasi 2 Kali dalam Sebulan? Kemungkinan Ini Penyebabnya

Jum'at, 01 November 2019 | 12:33 WIB
Tiba-Tiba Menstruasi 2 Kali dalam Sebulan? Kemungkinan Ini Penyebabnya
Ilustrasi siklus haid (Shutterstock)

Suara.com - Normalnya, siklus menstruasi wanita dewasa berkisar antara 21 hingga 35 hari. Namun setiap wanita berbeda dan siklusnya bisa saja berbeda dari bulan ke bulan.

"Siklus rata-rata umumnya terjadi setiap 21 hingga 35 hari dan berlangsung antara dua hingga tujuh hari," jelas Lakeisha Richardson, MD, seorang ob-gyn yang berbasis di Greenville, Mississippi.

Dalam bulan-bulan tertentu siklus Anda dapat berlangsung lebih atau kurang dari bulan sebelumnya. Terkadang Anda juga dapat mengalami menstruasi dua kali dalam satu bulan.

Melansir Women's Health Magazine, berikut beberapa alasan seorang wanita dapat menstruasi dua kali dalam sebulan.

1. Tiroid tidak berfungsi dengan baik

Kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif dapat menyebabkan menstruasi datang dua kali dalam satu bulan.

“Kelenjar tiroid diatur oleh hormon yang diproduksi dan diatur di area otak yang sama (hipofisis dan hipotalamus) seperti hormon yang mengontrol menstruasi dan ovulasi,” jelas Alyssa Dweck, MD, seorang ob-gyn dan penulis 'The Complete A to Z for Your V'.

"Ketika satu mati, yang lain mungkin terpengaruh," sambungnya.

Ilustrasi perempuan sedang haid, PMS. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan sedang haid, PMS. (Shutterstock)

2. Memiliki Sindrom polikistik ovarium (PCOS)

Baca Juga: Sering Lapar Selama Siklus Menstruasi? Ternyata Ini Sebabnya

Sindrom ovarium polikistik adalah ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi antara 8% hingga 20% wanita, menurut National Institute of Health.

"Ini adalah hasil dari ovulasi yang kurang sering atau kurangnya ovulasi, yang menyebabkan keseimbangan estrogen, progesteron, dan testosteron," kata Dr Dweck.

"Salah satu dari banyak gejala, termasuk pendarahan yang tidak teratur," tambahnya.

Selain menyebabkan menstruasi tidak teratur, banyak wanita yang memiliki sindrom ini mengalami menstruasi yang jarang atau terlewati.

3. Benar-benar stres

Tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan menstruasi lebih sering atau tidak sama sekali, kata Christine Masterson, MD, kepala jalur layanan wanita dan anak-anak di Summit Medical Group, New Jersey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI