Kebisingan Tingkat Tinggi di Tempat Kerja Berisiko Tingkatkan Hipertensi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 02 November 2019 | 12:27 WIB
Kebisingan Tingkat Tinggi di Tempat Kerja Berisiko Tingkatkan Hipertensi
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Suara.com - Menurut laporan terbaru, secara global lebih dari 600 juta orang terpapar kebisingan tingkat tinggi di tempat kerja. Hal tersebut tidak hanya berbahaya bagi pendengaran, tetapi juga terhadap kesehatan jantung hingga pencernaan.

Dalam sebuah studi yang dilaporkan dalam PLOS ONE, peneliti menganalisis hubungan antara kebisingan tingkat tinggi dengan hipertensi.

Peneliti pun menggunakan data lebih dari 21 ribu pekerja yang terpapar kebisingan di tempat kerja dengan usia rata-rata 40 tahun di Chengdu, Provinsi Sichuan, China.

Agar mudah mendeteksi, peneliti menggunakan gangguan pendengaran sebagai penanda paparan kebisingan.

Seperti yang diprediksi, prevalensi gangguan pendengaran meningkat seiring dengan jumlah tahun yang dihabiskan pekerja di tempat kerja mereka yang bising.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi kebisingan di tempat kerja (Foto: shutterstock)

Secara keseluruhan, peneliti menemukan pekerja dengan gangguan pendengaran akibat bising (GPAB) ringan dan tinggi memiliki peningkatan risiko hipertensi, dengan masing-masing 34% dan 281%.

"Penelitian ini menunjukkan paparan kebisingan di tempat kerja berhubungan positif dengan tingkat tekanan darah dan risiko hipertensi," tulis penulis, melansir Medical News Today.

Mereka juga menemukan hubungan hipertensi dengan GPAB ditemukan lebih banyak pada laki-laki.

Menurut peneliti, kemungkinan hal itu terjadi karena intensitas pekerja laki-laki terpapar kebisingan lebih tinggi di tempat kerja mereka dibandingkan dengan perempuan.

Meski begitu, peneliti menjelaskan studi ini masih memiliki kekurangan. Salah satunya adalah tidak ada penjelasan beberapa variabel yang memengaruhi risiko hipertensi.

Ini termasuk Body Mass Index (BMI) atau indeks massa tubuh pekerja, status pekerja sebagai perokok atau tidak, asupan alkohol dan faktor psikologis.

Oleh karena itu, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait hubungan hipertensi dengan paparan kebisingan tingkat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini

Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Yuk, Kenali Apa yang Menyebabkan Hipertensi

Yuk, Kenali Apa yang Menyebabkan Hipertensi

Health | Kamis, 24 Oktober 2019 | 20:12 WIB

Tren Garam Himalaya untuk Hipertensi, Ternyata Ini 4 Manfaat Sehat Lainnya!

Tren Garam Himalaya untuk Hipertensi, Ternyata Ini 4 Manfaat Sehat Lainnya!

Health | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 18:27 WIB

Terkini

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB