Masturbasi Ternyata Dapat Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini 4 Manfaatnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 04 November 2019 | 13:50 WIB
Masturbasi Ternyata Dapat Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini 4 Manfaatnya!
Ilustrasi masturbasi (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Jika selama ini lelaki terlihat merasa lebih bebas dan terbuka tentang masalah masturbasi, perempuan justru masih malu-malu untuk membicarakannya. Padahal, masturbasi adalah hal biasa dan dapat dilakukan laki-laki maupun perempuan.

Tidak hanya memengaruhi kesehatan reproduksi, masturbasi juga memiliki manfaat bagi kesehatan mental. Hal itu seperti yang disebutkan oleh seksolog Shanon 'Shan' Boodram berikut ini.

1. Meredakan stres dan mengurangi depresi

Orgasme dapat meningkatkan dopamin, endorfin, dan oksitosin yang semuanya adalah hormon bahagia, sekaligus menurunkan kadar kortisol atau hormon stres.

Boodram menggambarkan kekuatan relaksasi orgasme sebagai, "Kepuasan yang alami ... (seperti) pada penggunaan heroin."

2. Meningkatkan kualitas tidur

Melepaskan semua endorfin saat masturbasi bisa sangat menenangkan sehingga banyak orang menjadi mengantuk setelah mengalami orgasme.

Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]
Ilustrasi perempuan alami orgasme. [shutterstock]

Namun, Boodram menunjukkan biasanya itu adalah efek dari orgasme untuk pria karena melepaskan melatonin. Sedangkan untuk wanita, hasilnya mungkin bervariasi.

Beberapa mungkin tidur dengan mudah, sementara yang lain mungkin menemukan diri mereka sedikit lebih waspada.

3. Mengurangi perilaku adiktif

Meningkatnya oksitosin dapat menurunkan keinginan atau perilaku adiktif Anda terhadap hal-hal yang kurang baik, misalnya makan junk food atau bermain ponsel terlalu intens.

Hal itu karena jenis hormon bahagia yang diterima dapat membuat Anda memiliki pandangan lebih positif terhadap kehidupan. Anda cenderung tidak mendambakan hal-hal yang kurang signifikan untuk mencoba menghibur diri.

Mentimun salah satu benda yang bisa dijadikan alat bantu masturbasi, karena bentuknya mirip penis. (Shutterstock)
Ilustrasi masturbasi. (Shutterstock)

4. Meningkatkan citra tubuh

Wanita yang 'mengetahui' tubuh mereka sendiri dan dapat bersenang-senang dengannya bisa memandang diri mereka dengan rasa percaya diri yang tinggi, menurut The Chill Times.

Boodram menjelaskan jika Anda menghabiskan lebih banyak waktu secara intim dengan diri sendiri, itu adalah bentuk cinta diri, penerimaan diri, dan kepositifan tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zodiak Kesehatan 4 November 2019: Cegah Depresi 3 Zodiak Disarankan Diet

Zodiak Kesehatan 4 November 2019: Cegah Depresi 3 Zodiak Disarankan Diet

Health | Senin, 04 November 2019 | 06:45 WIB

Stres Berat, Pria 34 Tahun Ini Suka Masturbasi dan Kencingi Sepatu Wanita

Stres Berat, Pria 34 Tahun Ini Suka Masturbasi dan Kencingi Sepatu Wanita

Health | Minggu, 03 November 2019 | 19:45 WIB

Mudah Stres? Ini 3 Olahraga yang Dapat Tingkatkan Suasana Hati

Mudah Stres? Ini 3 Olahraga yang Dapat Tingkatkan Suasana Hati

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 17:55 WIB

Kenali Premenstrual Dysphoric Disorder, Gangguan yang Lebih Parah dari PMS

Kenali Premenstrual Dysphoric Disorder, Gangguan yang Lebih Parah dari PMS

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 14:22 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB